Cara Berpuasa Ramadhan yang Berkualitas, Mudah Tapi Sering Diabaikan Banyak Orang Islam!

AKURAT.CO Puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh umat muslim. Karena puasa termasuk dalam salah satu rukun Islam, maka bagi orang yang tidak mengerjakannya akan mendapat dosa.
Perintah untuk mengerjakan puasa Ramadhan tercantum dalam surat Al-Baqarah ayat 183.
Definisi puasa menurut Islam yaitu menahan diri dari dua syahwat (yaitu perut dan kemaluan) serta dari segala yang memasuki tenggorokan seperti obat-obatan dan lain sebagainya yang dilakukan mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam.
Saat mengerjakan ibadah puasa Ramadhan, tentu saja kita ingin mendapatkan pahala. Jadi tidak hanya sekadar mendapatkan rasa lapar dan haus semata. Maka dari itu kita harus meraih puasa Ramadhan yang berkualitas.
Baca Juga: Jumlah Rakaat Shalat Tarawih Sesuai Sunnah, Berapa Jumlah Rakaat Anda?
Dikutip dari NU Online, puasa yang berkualitas bisa ditempuh dengan cara menjaga anggota tubuh dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa atau yang dilarang dalam agama. Puasa berkulitas ini merupakan puasa orang-orang saleh terdahulu seperti yang terkandung dalam penjelasan berikut:
وأما صوم الخصوص وهو صوم الصالحين فهو كف الجوارح عن الآثام
Artinya: Adapun puasa khusus adalah puasa orang-orang saleh, yaitu menahan anggota tubuh dari segala dosa (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 296).
Nabi muhammad SAW selalu menganjurkan umat-Nya untuk mengerjakan puasa secara berkualitas. Hal ini dilakukan agar dapat mendatangkan pahala yang melimpah dari Allah SWT. Karena jika hanya mendapatkan rasa lelah, lapar serta haus saja, puasa tersebut menjadi tidak berkualitas.
Maksud dari puasa yang berkualitas yaitu upaya pengendalian atas anggota tubuh seperti telinga, mata, lisan, kaki, dan anggota lainnya. Jadi puasa yang kita dilakukan menjadi tidak sia-sia dan akan mendatangkan pahala dari Allah SWT.
Baca Juga: Apa Benar Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya Berikut Ini
وأما صوم الخصوص فهو كف السمع والبصر واللسان واليد والرجل وسائر الجوارح عن الآثام
Artinya: Adapun puasa khusus adalah mengendalikan pendengaran, penglihatan, ucapan, tangan, kaki, dan seluruh anggota badan dari dosa (Al-Ghazali, 2018 M: I/296).
Dari sini dapat ditarik kesimpulan jika kita ingin meraih puasa Ramadhan yang berkualitas, kita harus menjaga seluruh anggota tubuh agar tidak mengikuti hawa nafsu. Sesungguhnya ini mudah namun banyak diabaikan orang Islam. Semoga puasa Ramadhan yang kita jalankan bisa mendatangkan pahala dan tidak sia-sia. Amin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 8Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








