Akurat Logo

Seminggu Lagi Ramadhan Tiba, Ini Manfaat Ibadah Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Mental

Azis Muslim | 5 Maret 2024, 14:37 WIB
Seminggu Lagi Ramadhan Tiba, Ini Manfaat Ibadah Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Mental

AKURAT.CO Puasa merupakan salah satu ibadah yang termasuk dalam rukun Islam. Pada bulan Ramadhan, seluruh umat muslim wajib menjalani puasa selama satu bulan penuh.

Saat berpuasa, kita harus menahan rasa lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga matahari tenggelam. Karena tubuh tidak menerima asupan, energi yang biasanya digunakan tubuh untuk mencerna makanan jadi tidak terpakai. Energi tersebut akhirnya dipakai oleh otak untuk memaksimalkan fungsinya.

Selain bermanfaat bagi fisik, puasa juga berguna untuk kesehatan mental. Dilansir dari Alodokter, berikut ini manfaat puasa bagi kesehatan mental:

Baca Juga: 5 Dalil Pendapat Ulama tentang Sahnya Menggunakan Rukyatul Hilal sebagai Dasar Penentuan Awal Puasa Ramadhan

1. Mengurangi Stres

Dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada “Discovering the Advantages of Fasting for Mental Health”, puasa dapat membantu menghilangkan stres. Menurut Psikiater yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Psikiatri FK KMK UGM, puasa memiliki efek langsung dalam menghilangkan stres. 

Dijelaskan juga jika saat berpuasa orang cenderung membuat jadwal makan yang lebih baik. Jadwal makan yang baik bisa berpengaruh pada cara berpikir menjadi lebih teratur.

Selain itu, puasa juga bisa menstabilkan hormon kortisol (hormon yang berhubungan dengan stres) yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Sederhananya, hal ini dapat menurunkan tingkat stres dalam pikiran. 

2. Meningkatkan Suasana Hati

Berdasarkan penelitian Journal of Nutrition Health & Aging, ditemukan jika setelah 3 bulan puasa intermiten, peserta studi melaporkan suasana hati yang membaik. Tidak hanya itu, mereka juga merasakan penurunan ketegangan, kemarahan, dan kebingungan. 

3. Meningkatkan Memori

Penelitian di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, menemukan jika kita membatasi jam makan seperti puasa terbukti dapat meningkatkan daya ingat.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Puasa Dilakukan di Bulan Ramadhan!

Dalam studi tersebut, dijelaskan setelah subjek penelitian melakukan empat minggu puasa intermiten, kinerja pada tugas perencanaan tata ruang dan memori kerja meningkat secara signifikan. Selain itu, penelitian tambahan pada hewan juga ditemukan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan pembelajaran dan daya ingat.

4. Menjauhkan Diri dari Kebiasaan Negatif

Puasa merupakan ibadah yang dapat meningkatkan akhlak serta kebiasaan yang baik. Ibadah ini bukan hanya menahan diri dari rasa lapar dan dahaga saja. Puasa saat bulan Ramadan juga dapat membantu menjauhkan diri dari keburukan dan kebiasaan negatif. Contohnya seperti marah, berdebat, berkelahi, atau bernafsu.

Itulah manfaat ibadah puasa Ramadhan bagi kesehatan mental. Semoga kita senantiasa dapat beribadah dengan baik di bulan Ramadhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azis Muslim
Lufaefi
Editor
Lufaefi