Perlukah Menyiapkan Materi Jelang Ramadhan? Begini Jawabannya

AKURAT.CO Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim. Bulan ini disebut sebagai bulan yang penuh keberkahan, sehingga menjadi momentum yang pas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebelum memasuki bulan Ramadhan, hampir seluruh umat muslim melakukan berbagai persiapan agar dapat beribadah dengan baik di bulan Ramadhan. Persiapan-persiapan tersebut meliputi persiapan fisik, mental, ilmu, dan sebagainya.
Disamping persiapan-persiapan itu, perlukah menyiapkan materi atau keuangan jelang Ramadhan?
Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Ramadhan Diucapkan dalam Hati?
Menjelang datangnya bulan Ramadhan, kenaikan harga dari barang-barang kebutuhan seperti bahan-bahan pokok telah menjadi hal yang lumrah. Maka menyiapkan materi atau keuangan jelang Ramadhan menjadi salah satu hal yang tidak boleh terlewatkan.
Cara yang paling mudah dalam mengatur keuangan adalah dengan sebisa mungkin menghemat pengeluaran yang ada. Jangan lupa untuk selalu mencatat pemasukan serta pengeluaran setiap bulannya, serta menyisihkan sedikit uang untuk dimasukkan ke dalam tabungan ataupun dana darurat.
Kesiapan materi di bulan Ramadhan dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup selama bulan Ramadhan, seperti contohnya untuk pemenuhan santap sahur dan berbuka puasa yang bergizi sehingga ibadah puasa dapat berjalan dengan maksimal.
Selain itu, kesiapan materi juga dapat menyongsong seorang muslim untuk bersedekah. Telah diketahui bahwa pada bulan Ramadhan menjadi bulan yang baik untuk bersedekah atau menyantuni orang-orang yang membutuhkan. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW berikut:
أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ
Artinya: "Rasulullah SAW pemah ditanya; Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan,”" (HR Tirmidzi).
Baca Juga: Doa untuk Orang Tua yang Masih Hidup, Agar Diberi Ampunan dan Kasih Sayang Allah
Salah satu bentuk sedekah yang lazim dilakukan oleh umat muslim di bulan Ramadhan adalah memberi makan atau minuman berbuka puasa kepada orang lain. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa amalan ini memiliki ganjaran pahala seperti pahala orang yang berpuasa. Hadits tersebut berbunyi:
مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ
Artinya: "Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut," (HR Ahmad).
Disamping itu, umat muslim juga memiliki kewajiban berupa membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan. Zakat tersebut bertujuan untuk menyucikan harta serta diri umat muslim sebelum melaksanakan shalat Sunnah Idul Fitri. Perintah zakat sendiri telah termaktub dalam firman Allah SWT berikut:
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ
Artinya: "Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk." (Al-Baqarah, 2: 43).
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persiapan materi atau keuangan perlu dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Selain untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan, kesiapan materi juga dapat memudahkan umat muslim untuk bersedekah serta menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










