Bacaan Niat Puasa Rajab di Bulan Rajab, Simpel dan Mudah Dihafalkan

AKURAT.CO Niat puasa Rajab di bulan Rajab harus dipahami setiap muslim yang melakukan puasa sunah di bulan mulia ini.
Membaca niat puasa Rajab di bulan Rajab akan meningkatkan kekuatan dan niat seorang muslim dalam menjalankan ibadah sunah mulia tersebut.
Jika seseorang lupa melafalkan niat puasa Rajab di bulan Rajab pada malam harinya, maka ia bisa niat di siang hari.
Rasulullah bersabda, muslim yang baik, dianjurkan untuk banyak menunaikan ibadah sunnah seperti puasa dan salat pada bulan Rajab. Sebagaimana sabda nabi Muhammad Saw:
Baca Juga: Amalan Bulan Rajab Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, Rugi Jika Umat Islam Tidak Mengamalkan!
مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari. (kitab Mafatih al- Ghaib).
Keutamaan puasa rajab merupakan salah satu bulan mulia disebut pada salah satu ayat Al-Quran yakni At-Taubah ayat 36:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.
Niat Puasa Rajab
Untuk muslim yang ingin melangsungkan puasa sunnah ini, diharapkan untuk melaksanakan sahur serta membaca niat.
Baca Juga: Lupa Niat Puasa Sunah Bulan Rajab di Malam Hari? Begini Ketentuannya dalam Islam
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat puasa Rajab, sunah karena Allah ta'ala.
Jika kamu lupa membaca niat pada saat sahur, kamu boleh membacanya di pagi hari sebelum tergelincirnya matahari selagi belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa (memasuki waktu dzuhur).
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i syahri rajaba lillahi ta'ala.
Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta'ala.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








