4 Jenis Nafkah Mantan Suami kepada Anak dan Istrinya Setelah Cerai dalam Islam, Suami Wajib Mengerti!

AKURAT.CO, Perceraian merupakan perpisahan yang dapat mengakhiri hubungan rumah tangga selain kematian. Di dalam Islam, perceraian dapat memutus hak dan kewajiban antar anggota keluarga, namun tidak berlaku pada kewajiban nafkah dari suami kepada istri dan anak-anaknya.
Dilansir dari berbagai sumber, nafkah yang harus diberikan seorang suami kepada mantan istri dan anak-anaknya terdiri dari empat jenis:
- Nafkah Iddah (nafkah masa tunggu):
Nafkah Iddah merupakan nafkah yang wajib dipenuhi seorang suami selama istrinya menjalani masa iddah, yakni masa tunggu akibat perceraian sebelum ia dapat menikah kembali. Dalam hal ini, nafkah iddah tidak berlaku pada istri yang diceraikan akibat nusyuz atau pembangkangan.
Nafkah iddah berakhir sesuai dengan selesainya masa iddah istri yang tergantung pada kondisi perceraian. Seperti cerai talak tiga yakni tiga kali suci atau tiga bulan, cerai talak satu dan dua yakni hingga rujuk atau diputuskan talak tiga, serta cerai saat hamil yakni hingga melahirkan.
Baca Juga: Tiktok Shop Beroperasi Lagi, Perhatikan Kembali Praktik Jual Beli Online dalam Islam
- Nafkah Hadhanah (nafkah pemeliharaan anak):
Nafkah Hadhanah merupakan nafkah yang wajib diberikan suami atas anak-anak dengan mantan istrinya. Nafkah anak ini berlaku bagi anak yang mumayyiz (belum dewasa) dan harus dipenuhi hingga anak tersebut mampu mengurus dirinya sendiri.
Dalam Islam, anak laki-laki dianggap dewasa apabila telah mencapai masa pubertas atau sudah baligh dan berakal, sementara anak perempuan dianggap dewasa apabila telah baligh, berakal, dan menikah. Dalam hal ini, dewasa anak dapat juga diukur saat berumur 18 tahun atau sudah menikah.
Baca Juga: Prinsip-prinsip Debat dalam Islam, Capres dan Cawapres Harus Tahu Nih!
- Nafkah Mut'ah (nafkah penghibur):
Nafkah Mut'ah seumpama hadiah yang diberikan kepada istri sebagai penghibur atas perpisahan keduanya, baik berupa uang ataupun benda. Sifatnya sebagai hadiah ini menjadikan nafkah Mut'ah tidak wajib dilakukan, bersifat sukarela, dan disesuaikan dengan kesepakatan atau putusan pengadilan.
Nafkah ini berakhir hingga mantan istri memutuskan untuk menikah kembali yang diartikan istri tidak lagi bersedih akibat perceraian. Namun jika istri tidak menikah kembali, maka nafkah Mut'ah dapat berlaku seumur hidup kecuali dengan kesepakatan dan putusan pengadilan.
- Nafkah Madhiyah (nafkah masa lampau):
Nafkah Madhiyyah merupakan hak yang dapat dituntut seorang istri serta anak-anaknya atas nafkah terdahulu yang pernah dilalaikan atau belum dipenuhi seorang suami sebelum terjadinya perceraian, dimana tunggakan nafkah tersebut dihitung sebagai hutang.
Nafkah Ini tidak memiliki batas waktu penyelesaian, yakni disesuaikan dengan kelalaian yang dilakukan suami atas nafkah kepada keluarganya. Meski begitu, nafkah Madhiyyah dapat diselesaikan secara sekaligus ataupun bertahap sesuai kesepakatan ataupun putusan pengadilan.
Disisi lain, meski Islam tetap mengatur kewajiban nafkah bagi keluarga yang bercerai, namun keputusan berpisah tetap menjadi perilaku yang dibenci Allah SWT, harus dihindari, serta menjadi pilihan terakhir bagi pasangan suami dan istri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







