Profil Tentara Al-Quds Iran, Pasukan Elit Iran Yang Bersumpah Bantu Hamas Lawan Zionis Israel

AKURAT.CO - Tentara Al-Quds Iran merupakan salah satu sayap operasi luar negeri dari Garda Revolusi Iran (IRGC).
Pasukan tentara Al-Quds Iran berjanji akan membantu Hamas untuk melawan pasukan zionis Israel.
Dilansir dari Al Arabiyyat, Sabtu (17/11/2023) seperti disampaikan langsung oleh Pasukan Quds Iran Esmail Qaani dalam suratnya kepada Mohammed Deif yang merupakan pemimpin sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, bahwa Tentara Al-Quds Iran akan membantu Hamas.
"Saudara-saudara Anda dalam poros perlawanan bersatu dengan Anda dan tidak akan membiarkan musuh mencapai tujuan kotornya di Gaza dan Palestina," kata Esmail.
Baca Juga: Profil Qatar, Negara Dengan Mayoritas Muslim Yang Mendukung Perjuangan Palestina
Berikut Profil Pasukan Al-Quds Iran:
Tentara Al-Quds Iran, atau Pasukan Quds, adalah bagian dari Pasukan Garda Revolusi Islam Iran yang memiliki tanggung jawab khusus dalam operasi-operasi di luar negeri. Dibentuk pada 1980 selama Perang Iran-Irak, Al-Quds telah menjadi kekuatan kunci dalam strategi keamanan Iran di Timur Tengah.
Sejarah Pembentukan
Pasukan Al-Quds dibentuk di tengah-tengah konflik sengit dengan Irak. Tujuan utamanya adalah memperkuat pengaruh Iran di wilayah tersebut dan melindungi kepentingan nasional. Sejak saat itu, Al-Quds menjadi perpanjangan kebijakan luar negeri Iran, terlibat dalam konflik regional dan mendukung kelompok-kelompok sekutu.
Struktur dan Pemimpin
Pimpinan Al-Quds diberikan kepada perwira Garda Revolusi yang sangat berdedikasi dan memiliki pengalaman dalam operasi rahasia. Selama bertahun-tahun, Qasem Soleimani, yang tewas pada Januari 2020 dalam serangan udara AS di Irak, memegang peran sentral dalam organisasi ini. Setelah kematiannya, Brigadir Jenderal Esmail Ghaani menggantikan posisi tersebut.
Operasi dan Pengaruh
Pasukan Al-Quds telah terlibat dalam sejumlah konflik regional, termasuk dukungan terhadap kelompok-kelompok seperti Hezbollah di Lebanon dan milisi Syiah di Irak. Mereka juga telah memberikan dukungan kepada rezim Presiden Bashar al-Assad selama perang saudara di Suriah.
Tantangan dan Kontroversi
Meskipun dianggap sebagai kekuatan regional yang kuat, Pasukan Al-Quds juga dihadapkan pada berbagai tantangan dan kontroversi. Beberapa negara dan kelompok mengkritik keterlibatan mereka dalam konflik regional dan dukungan terhadap kelompok-kelompok militan.
Posisi Saat Ini
Pada saat artikel ini ditulis, Pasukan Al-Quds terus memainkan peran kunci dalam geopolitik regional. Peran mereka dalam mendukung sekutu Iran dan mempengaruhi dinamika politik di Timur Tengah tetap menjadi fokus perhatian dan kontroversi di tingkat internasional.
Meskipun banyak yang menganggap Pasukan Al-Quds sebagai elemen keamanan negara Iran, pandangan terhadap mereka sangat terbagi, mencerminkan ketegangan regional dan kompleksitas dinamika politik di Timur Tengah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








