Pengamat Politik Timur Tengah Sebut Israel Membunuh Para Jurnalis, Beri Catatan Untuk Para Zionis

AKURAT.CO - Pengamat Politik Timur Tengah, Dina Y Sulaiman, menyayangkan tragedi kemanusiaan di Gaza Palestina oleh Israel, yang terus menerus melancarkan kekerasan.
Israel, kata Dina, tidak hanya membunuh warga sipil tetapi juga membunuh para awak media atau jurnalis.
"Jurnalis berperan amat penting dalam peruangn bangsa Palestina. Israel amat sering membunuh jurnalis-jurnalis Palestina.
Pada tanggal 11/5/22, jurnalis Kristen, Shireen Abu Akleh gugur dtembak Zionis di Tepi Barat, saat sedang bertugas. Setelah berada dalam peti mati pun, serdadu Zionis masih mengganggunya," kata Dina, Kamis (28/10/23).
Baca Juga: Catatan Sejarah Konflik Israel Dan Palestina, Lengkap Sejak Sebelum Dibentuknya Negara Israel
Perempuan yang merupakan Dosen Universitas Padjajaran Bandung itu tegas mengatakan bahwa membunuh jurnalis adalah sebuah kejaahatan perang yang amat nyata.
Melalui laman Facebooknya, Dina juga menceritakan perjuangan salah seorang jurnalis Al-Jazeera pimpinan kantor di Gaza, yaitu Wael Al-Dahdouh.
Wael, lanjutnya, selama bertahun-tahun berdiri di depan kamera untuk memberitakan kekejian Israel di Gaza dan kematian orang-orang. Pada tanggal 25/10, seluruh keluarganya gugur dibom Zionis.
Tapi 24 jam kemudian, ia kembali bertugas.
"Tidak hanya itu, ia (bahkan) mengurus jasad istri dan anak-anaknya dengan tetap pakai rompi "PRESS" nya," Dina menambahkan.
Baca Juga: Kekhususan Bangsa Palestina Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW
Dalam sebuah video, ia juga menyebut salah seoramg anak Wael, bernama Mahmoud, 16 tahun, aktif di media sosial meberitakan kondisi Gaza. Ia bercita-cita menjadi jurnalis. Namun, cita-citanya direnggut oleh bom Zionis.
Dina juga menyampaikan rasa salut kepada para jurnalis yang tetap memberitakan kondisi di Palestina. Seraya menyerukan kemerdekaan untuk negeri Palestina.
"Salut untuk para jurnalis. Free Palestine," tutup Dina.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








