Akurat Logo

Pengamat Politik Timur Tengah Sebut Israel Membunuh Para Jurnalis, Beri Catatan Untuk Para Zionis

Thony H | 1 November 2023, 11:50 WIB
Pengamat Politik Timur Tengah Sebut Israel Membunuh Para Jurnalis, Beri Catatan Untuk Para Zionis

 

 

AKURAT.CO - Pengamat Politik Timur Tengah, Dina Y Sulaiman, menyayangkan tragedi kemanusiaan di Gaza Palestina oleh Israel, yang terus menerus melancarkan kekerasan.

Israel, kata Dina, tidak hanya membunuh warga sipil tetapi juga membunuh para awak media atau jurnalis.

"Jurnalis berperan amat penting dalam peruangn bangsa Palestina. Israel amat sering membunuh jurnalis-jurnalis Palestina.
Pada tanggal 11/5/22, jurnalis Kristen, Shireen Abu Akleh gugur dtembak Zionis di Tepi Barat, saat sedang bertugas. Setelah berada dalam peti mati pun, serdadu Zionis masih mengganggunya," kata Dina, Kamis (28/10/23).

Baca Juga: Catatan Sejarah Konflik Israel Dan Palestina, Lengkap Sejak Sebelum Dibentuknya Negara Israel

Perempuan yang merupakan Dosen Universitas Padjajaran Bandung itu tegas mengatakan bahwa membunuh jurnalis adalah sebuah kejaahatan perang yang amat nyata.

Melalui laman Facebooknya, Dina juga menceritakan perjuangan salah seorang jurnalis Al-Jazeera pimpinan kantor di Gaza, yaitu Wael Al-Dahdouh.

Wael, lanjutnya, selama bertahun-tahun berdiri di depan kamera untuk memberitakan kekejian Israel di Gaza dan kematian orang-orang. Pada tanggal 25/10, seluruh keluarganya gugur dibom Zionis.
Tapi 24 jam kemudian, ia kembali bertugas.

"Tidak hanya itu, ia (bahkan) mengurus jasad istri dan anak-anaknya dengan tetap pakai rompi "PRESS" nya," Dina menambahkan.

Baca Juga: Kekhususan Bangsa Palestina Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW

Dalam sebuah video, ia juga menyebut salah seoramg anak Wael, bernama Mahmoud, 16 tahun, aktif di media sosial meberitakan kondisi Gaza. Ia bercita-cita menjadi jurnalis. Namun, cita-citanya direnggut oleh bom Zionis.

Dina juga menyampaikan rasa salut kepada para jurnalis yang tetap memberitakan kondisi di Palestina. Seraya menyerukan kemerdekaan untuk negeri Palestina.

"Salut untuk para jurnalis. Free Palestine," tutup Dina.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi