10 Kata Bijak Husein Ja'far Al-Hadar yang Bikin Kagum

AKURAT.CO Habib Husein merupakan seorang pria berdarah Madura yang juga memiliki garis keturunan dengan Nabi Muhammad. Ayahnya bernama Ja'far dan marganya adalah Al Hadar. Husein dikenal sebagai pendakwah dengan penampilan khas menggunakan kaos dan celana jeans serta peci putih di kepalanya.
Husein merintis karier melalui dunia literasi (kepenulisan) di media-media nasional sejak kuliah. Ia membuat kanal media YouTube berjudul “Jeda Nulis”. Menurutnya, dakwah tidak hanya dapat dilakukan di mimbar-mimbar masjid ataupun majelis taklim.
Berikut beberapa kata bijak Habib Husein Ja'far yang bikin kagum banyak orang:
1. "Nikmat terbesar Tuhan kepada kita adalah kemerdekaan, kita diciptakan merdeka, Syukuri dengan mau menjadi diri sendiri."
2. "Jika ada pendakwah Islam yang justru mencerai-beraikan sesama muslim atas nama perbedaan pandangan, ia berarti telah mengkhianati Nabi, Karena Nabi mempersatukan, tapi ia mencerai-beraikan."
3. "Matematika Allah bukan dihitung dari seberapa langkah kita (ke masjid), tapi seberapa besar kemauan kita."
4. "Kalau diperintah atau dilarang atas sesuatu yang tak ada alasan rasionalnya, maka di sanalah ketaatan kita diuji oleh Allah."
5. "Dalam kepedihan apa pun hikmah yang lebih besar terkandung dibanding kepedihan itu sendiri."
6. "Jika kita ingin menjadi manusia yang mulia, maka tak ada cara lain kecuali menyandingkan diri kita dengan Al Quran."
7. "Ibadah yang langsung kepada Allah adalah memasukkan rasa bahagia ke hati orang lain."
8. "Muslim belum tentu Islam, karena bisa jadi umat Islam tidak merepresentasikan nilai-nilai Islam itu sendiri."
9. "Semakin mengaji, semakin kita paham betapa tak terbatasnya medan makna Al Quran dan betapa kerdilnya pikiran kita, sehingga kita terus semakin rendah hati, bukan justru semakin sok."
10. "Karena Islam seperti gelas bening yang saat diisi kopi ia seolah hitam dan saat diisi jeruk seolah kuning, padahal ia tetap bening."
Itulah kata-kata bijak Habib Husein Ja'far yang penuh dengan motivasi. Patut jadi teladan bagi anak-anak milenial. Semoga memberi manfaat yang besar bagi kita semua. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





