Akurat

Mengenali Makam-Makam Waliyullah Menurut Habib Umar Muthohar

Thony H | 15 Desember 2020, 10:05 WIB
Mengenali Makam-Makam Waliyullah Menurut Habib Umar Muthohar

AKURAT.CO, Konten ulama melalui platform Youtube yang dipublis oleh akun NU Online pada (6/12/2020) dengan menampilkan Habib Umar Muthohar sebagai narasumber. Dalam video tersebut diangkat tema tentang “cara mengetahui makam wali Allah”.

Habib Umar Muthohar mengawali dengan memaparkan bahwa cara mengetahui kuburan seorang wali Allah adalah dengan cara ikut orang saleh yang mu’tabar. Seperti halnya ikut Habib Lutfi ataupun ulama-ulama mu’tabarah lainnya. Ketika beliau berziarah ke makam mana dan di mana, maka ikutilah beliau. Seperti halnya juga Sayyidina Umar mengikuti Nabi Muhammad Saw. Dengan satu keyakinan bahwa orang yang saleh atau orang yang mu’tabar ini tidak mungkin menyesatkan umat.

“Kemudian sama juga dengan sebuah bacaan. Jika dalam sebuah bacaan atau pun amalan terdapat kalimat-kalimat yang tidak bisa kita pahami yang bisa jadi na’udzubillah itu secara teori bisa meminta kepada selain Allah. Sementara kalau itu bukan diijazahkan oleh kiai, habib, dan ulama yang mu’tabar, maka saya tidak berani membacanya”. Ungkap Mustasyar PWNU Jawa Tengah tersebut.

Dalam konten tersebut, habib Umar Muthohar mengungkap dengan tegas bahwa dalam wiridnya habib Syekh itu ada baithowal, fa’syilun, syalukhiya, asylikhuto. Jika saya tidak menerima ijazah dari guru dan bukan punya habib Syekh, maka saya tidak berani baca. Kenapa? Karena saya takut ditunggangi kalimat-kalimat yang tidak boleh.

Pengasuh Elmihrab.com tersebut menambahkan bahwa  boleh saja dikunjungi dan diziarahi, kalau makam-makam yang sudah mu’tabarah, seperti makam sunan Kudus, sunan Kalijaga dan lain sebagainya. “Seperti makamnya kanjeng nabi di Madinah, kan itu mutawatir, tidak ada ikhtilaf sedeikitpun. Beda halnya dengan kasus makam mbah ini, di gunung ini. Sementara itu kan tidak jelas dan kita belum tahu”. Tegasnya lagi dalam video yang berdurasi 6:55 menit tersebut.

Dalam masalah ini habib Umar Muthohar cukup tegas dan selektif, “karena khawatirnya nanti umat ada yang mengikutinya. Kan biasanya ada motif supaya makam ini rame, biar kotak amal penuh dan lain sebagainya. Namun kalau kita mengikuti ulama-ulama mu’tabarah insyaAllah kita selamat”. Uangkapnya lagi dalam video yang ditonton lebih dari 20.711 tersebut. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi