PIK2 Bawa Dokter Spesialis Anak ke Puskesmas Tegal Angus, Balita Diperiksa hingga Dapat Asupan Bergizi

AKURAT.CO Program kesehatan anak kembali digelar CSR PIK2 dengan menghadirkan pemeriksaan dokter spesialis anak bagi balita binaan di Puskesmas Tegal Angus.
Program tersebut memberi kesempatan kepada para orangtua untuk memeriksakan kondisi tumbuh kembang anak secara lebih menyeluruh.
Pemeriksaan dilakukan untuk membantu mendeteksi kondisi kesehatan anak sekaligus memberikan pemahaman kepada orangtua mengenai kebutuhan gizi pada masa pertumbuhan.
Tak hanya menjalani pemeriksaan fisik, para ibu juga mendapatkan edukasi mengenai pemenuhan nutrisi yang sesuai bagi anak.
Kegiatan semakin lengkap dengan pembagian makanan bergizi sebagai penunjang tumbuh kembang balita.
Sejumlah asupan diberikan kepada peserta, mulai dari telur rebus hingga susu.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya CSR PIK2 untuk mendukung pencegahan stunting sekaligus mendekatkan layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat.
Menurut Tina, salah seorang ibu yang mengantarkan anaknya mengikuti pemeriksaan mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Senang karena anak bisa langsung diperiksa dokter spesialis. Kami sebagai orangtua juga jadi tahu apa yang harus diperhatikan, terutama soal makanan dan tumbuh kembang anak,” ujar Tina, Senin (31/8/2026).
Baca Juga: Nyaman Sendiri, Rossa Ngaku Tak Pernah Patok Target Soal Pasangan Hidup
Menurut dia, edukasi yang diberikan membuat orangtua tidak sekadar mengetahui kondisi anak saat ini, tetapi juga memahami langkah yang perlu dilakukan setelah pulang.
“Biasanya kami hanya tahu anak sehat atau tidak. Sekarang dijelaskan juga soal gizinya. Anak-anak juga dapat telur dan susu, jadi sangat membantu,” katanya.
Program Pemeriksaan Spesialis Anak merupakan bagian dari kegiatan pembinaan CSR PIK2 yang diarahkan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak.
Melalui pemeriksaan rutin, edukasi, dan dukungan nutrisi, program ini diharapkan dapat membantu memastikan anak-anak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang sejak dini.
Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen untuk mendorong lahirnya generasi yang lebih sehat sekaligus menekan risiko stunting di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 4Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 6Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






