Klinik Diabetes mGanik Care Buka Cabang Gading Serpong

AKURAT.CO Klinik Diabetes mGanik Care membuka cabang terbaru di Gading Serpong untuk memperluas akses pendampingan bagi masyarakat yang hidup dengan diabetes melitus tipe 2. Klinik ini menawarkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan evaluasi medis, pengelolaan gula darah, pendampingan nutrisi, pemantauan kondisi pasien, hingga pencegahan komplikasi.
Kehadiran layanan tersebut dinilai relevan di tengah tingginya beban diabetes di Indonesia. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) 2025, terdapat sekitar 20,4 juta orang dewasa dengan diabetes di Indonesia pada 2024, dengan prevalensi 11,3 persen pada populasi dewasa. Angka tersebut diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.
Kementerian Kesehatan juga menyebut diabetes melitus tipe 2 mencakup sekitar 90–95 persen kasus diabetes. Dalam Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa 2026, pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan diabetes secara komprehensif karena penyakit ini berkaitan erat dengan faktor gaya hidup dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi.
dr. Kelvin Candiago, M.M., MARS., DABRM., mengatakan pengalaman mendampingi pasien menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup secara konsisten menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan diabetes.
"Banyak pasien sudah tahu apa yang harus dilakukan. Namun tanpa pendampingan, menjalankan perubahan gaya hidup konsisten sering kali sulit," ujar dr. Kelvin.
Menurutnya, pengelolaan diabetes membutuhkan perubahan gaya hidup berkelanjutan. Atas dasar tersebut, mGanik mengembangkan pendekatan Metode 3R, yakni Rescue, Reverse, dan Remission, yang mengintegrasikan aspek medikasi, nutrisi, dan monitoring.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Klinik Diabetes mGanik Care, mGanik Nutrition, dan Komunitas Revolusi Diabetes. Menurut dr. Kelvin, kombinasi terapi, nutrisi, pemantauan, dan dukungan diharapkan membantu pasien menjalani proses pengelolaan diabetes secara lebih terarah.
Klinik Hadirkan Layanan Diabetes Terintegrasi
Klinik Diabetes mGanik Care Gading Serpong menyediakan sejumlah layanan, mulai dari deteksi dini hingga upaya pencegahan komplikasi. Layanan tersebut mencakup konsultasi diabetologis, program pengelolaan gula darah, pendampingan nutrisi klinis, modern wound care, program weight loss medication, serta pemeriksaan laboratorium dan health screening.
Setiap pasien akan menjalani evaluasi medis sebelum mendapatkan program penanganan. Pendekatan tersebut dilakukan karena kondisi dan kebutuhan setiap pasien dapat berbeda sehingga terapi perlu disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing.
Kementerian Kesehatan sendiri menekankan bahwa diabetes tidak hanya berkaitan dengan kadar gula darah. Deteksi dini, pemeriksaan rutin, pengobatan, perubahan perilaku, serta pemantauan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam pengelolaan penyakit tersebut.
"Masih banyak penderita diabetes yang ingin memperbaiki kondisi tapi bingung memulainya. Kami ingin menghadirkan akses lebih dekat agar semakin banyak orang mendapat bimbingan menuju kondisi lebih baik," jelas dr. Kelvin saat pembukaan cabang Gading Serpong.
"Dengan hadirnya cabang ke-3 Klinik Diabetes mGanik Care, kami berharap semakin banyak masyarakat mendapat pendampingan yang tepat. Semoga ini membuka kesempatan lebih besar untuk mencapai remisi diabetes," lanjutnya.
Sebelum membuka cabang Gading Serpong, Klinik Diabetes mGanik Care telah memiliki layanan di Green Lake City, Tangerang, dan Bintaro Sektor IX. Klinik Gading Serpong beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 20.00.
Menurut dr. Kelvin, kebutuhan terhadap layanan diabetes juga semakin penting karena diabetes tipe 2 tidak hanya menjadi persoalan kelompok usia lanjut. Kementerian Kesehatan sebelumnya memperingatkan bahwa tingginya obesitas dan faktor risiko lainnya dapat mendorong usia munculnya diabetes menjadi semakin muda.
mGanik berharap ekspansi layanan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh pendampingan medis yang lebih mudah dijangkau sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini dan pengelolaan diabetes secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







