Kasus Stroke Masih Tertinggi, RS Premier Bintaro Perkuat Rehabilitasi

AKURAT.CO Stroke Center RS Premier Bintaro menggelar acara Halal Bihalal dan Gathering Stroke Survivor bertajuk “Stronger than Ever!” di Ballroom Phoenix, Aviary Hotel Bintaro.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan dukungan bagi penyintas stroke di tengah tingginya angka kasus di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan kontribusi sekitar 21,1% dari total kematian nasional. Sementara itu, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi stroke mencapai 10,9 per mil penduduk, dengan tren peningkatan pada kelompok usia produktif.
Dalam konteks tersebut, CEO RS Premier Bintaro, dr. Relia Sari, MARS, menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif dalam penanganan stroke.
Baca Juga: Panduan Pola Makan Pasca-Stroke: Ini Makanan yang Membantu Pemulihan Lebih Cepat
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pasien stroke tidak hanya mendapatkan penanganan medis, tetapi juga dukungan emosional, sosial, dan edukasi berkelanjutan agar kualitas hidup mereka dapat meningkat,” ujar Relia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Acara ini juga menghadirkan talk show kesehatan oleh dr. Meidianie Camellia, Sp.N, yang membahas pentingnya rehabilitasi pasca-stroke.
“Pemulihan stroke tidak berhenti di fase akut. Rehabilitasi yang konsisten dan dukungan keluarga menjadi faktor kunci agar pasien bisa kembali mandiri,” kata Meidianie.
Stroke dikenal sebagai penyakit tidak menular dengan beban ekonomi tinggi, baik dari sisi biaya pengobatan maupun kehilangan produktivitas. Data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa pembiayaan untuk penyakit katastropik, termasuk stroke, mencapai lebih dari Rp20 triliun per tahun, menjadikannya salah satu beban terbesar dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
Secara historis, penanganan stroke di Indonesia masih menghadapi tantangan, mulai dari keterlambatan penanganan awal hingga rendahnya kesadaran rehabilitasi jangka panjang. Hal ini mendorong fasilitas kesehatan untuk tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga promotif dan preventif.
Kegiatan seperti gathering ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemulihan stroke yang berkelanjutan. Selain mempererat jejaring antar penyintas dan keluarga, forum ini juga membuka akses informasi yang lebih luas terkait terapi, gaya hidup sehat, hingga dukungan psikososial.
Baca Juga: Jangan Abaikan Gejala Stroke, Ini Penyebab dan Pencegahannya
Bagi pasien, keberadaan komunitas menjadi salah satu faktor yang terbukti meningkatkan kepatuhan terhadap program rehabilitasi. Sementara bagi sistem kesehatan, pendekatan berbasis komunitas dapat membantu menekan angka kekambuhan dan beban biaya jangka panjang.
RS Premier Bintaro menegaskan akan terus mengembangkan layanan stroke terpadu melalui Stroke Center, termasuk edukasi publik dan pendampingan pasien.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan stroke yang komprehensif, dari fase akut hingga rehabilitasi jangka panjang,” ujar Relia.
Ke depan, peningkatan kolaborasi antara fasilitas kesehatan, komunitas, dan pemerintah dinilai menjadi kunci untuk menekan angka disabilitas akibat stroke serta meningkatkan kualitas hidup penyintas di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah










