Kampanye Sutra Dorong Perlindungan Jadi Bagian dari Keintiman

AKURAT.CO Percakapan tentang penggunaan kondom dalam hubungan intim masih kerap dianggap sensitif.
Padahal, bagi banyak pasangan, rasa aman dan saling menghormati merupakan bagian penting dari keintiman itu sendiri.
Melihat realitas tersebut, Kondom Sutra menghadirkan kampanye bertajuk “Mau kalo pake kondom”.
Kampanye ini mengajak pasangan untuk menjadikan perlindungan sebagai bagian yang wajar dan disepakati bersama dalam setiap hubungan intim.
Head of Marketing DKT Indonesia, Cut Vellayati, mengatakan, penggunaan kondom seharusnya tidak diposisikan sebagai opsi terakhir.
“Pesan kami sederhana, perlindungan sebaiknya menjadi bagian dari momen itu sendiri. Dengan begitu, percakapan tentang kondom terasa lebih natural dan tidak lagi dianggap tabu,” ujarnya dalam peluncuran kampanye tersebut, Jumat (13/2/2026).
Kampanye ini juga mendapat dukungan dari komedian sekaligus tokoh publik Pandji Pragiwaksono, yang menilai pentingnya komunikasi terbuka dalam hubungan.
“Pada akhirnya, ini soal saling menghargai. Ketika pasangan menyampaikan batasan atau syaratnya, itu perlu dihormati,” katanya.
Baca Juga: Target Harga Saham BBTN Naik Jadi Rp 1.800 Usai Laba 2025 Lampaui Estimasi, Masih Layak Dibeli?
Dari sisi kesehatan, Dr. Erika, Manajer Pelatihan Klinis DKT Indonesia, menegaskan, kondom memiliki peran penting dalam mencegah penularan HIV dan infeksi menular seksual (IMS), sekaligus membantu mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.
“Kondom bukan hanya alat kontrasepsi, tetapi juga bentuk perlindungan bagi kedua belah pihak,” jelasnya.
Sementara itu, influencer kesehatan seksual Adella Wulandari menyampaikan bahwa bersikap tegas terhadap penggunaan kondom merupakan bagian dari menjaga kesehatan diri.
“Ini bukan soal mempersulit, tetapi tentang memastikan bahwa kedua pihak merasa nyaman dan aman,” ujarnya.
Melalui kampanye “Mau kalo pake kondom”, Sutra berharap percakapan mengenai perlindungan dalam hubungan intim dapat berlangsung lebih terbuka dan setara.
Sebab, keintiman yang sehat tidak hanya tentang kedekatan, tetapi juga tentang rasa aman dan tanggung jawab bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





