Cara Membedakan Produk Ajinomoto Indonesia yang Halal dan Produk Luar Negeri

AKURAT.CO Viral isu bumbu babi Ajinomoto di media sosial membuat banyak orang panik dan bingung memilih produk yang aman. Padahal, produk Ajinomoto Indonesia yang halal telah bersertifikat resmi dari BPJPH dan LPPOM MUI.
Kenali cara membedakan produk Ajinomoto Indonesia yang halal dengan versi luar negeri dengan memeriksa logo halal, kode produksi, dan daftar resmi BPJPH.
Status Halal Ajinomoto Indonesia
LPPOM MUI menegaskan bahwa seluruh produk yang diproduksi dan diedarkan secara resmi oleh PT Ajinomoto Indonesia telah memiliki sertifikat halal dari BPJPH.
Baca Juga: Ketika BPJPH Apresiasi Ajinomoto
Laman resmi Ajinomoto Indonesia juga menyebutkan bahwa semua produknya telah tersertifikasi halal oleh lembaga terkait.
Artinya: bila kemasan menunjukkan bahwa itu produk resmi Ajinomoto Indonesia, maka produk tersebut bisa dipercaya halal.
Produk Luar Negeri yang Tidak Tersertifikasi
Beberapa varian merek Ajinomoto di luar negeri belum masuk ke pasar Indonesia melalui jalur resmi dan belum tercakup sertifikasi halal di Indonesia.
Contohnya: produk “Pork Savor” yang viral di media sosial ternyata bukan produk resmi PT Ajinomoto Indonesia dan tidak termasuk daftar bersertifikat.
Baca Juga: Ajinomoto Ajak Generasi Muda Sadar Pada Kesehatan dan Lingkungan
Hal ini menunjukkan pentingnya untuk tidak menyamakan kemasan impor (merek sama) dengan versi resmi lokal.
Cara Membedakan Produk Resmi vs Versi Luar
Berikut langkah praktis agar masyarakat bisa membedakan:
- Periksa logo halal: Pastikan kemasan menunjukkan logo “Halal Indonesia” dari BPJPH/LPPOM
- Cek produksi & distribusi: Produk Ajinomoto Indonesia menyatakan diproduksi di pabrik lokal seperti Mojokerto atau Karawang
- Baca daftar sertifikat halal: Gunakan fitur “Cari Produk Halal” di situs resmi Halal MUI atau BPJPH untuk mengecek apakah merek/varian tersebut tercatat
- Waspadai produk impor via jastip: Jika kemasan menunjukkan kode produksi atau label asing yang tidak lazim di Indonesia, maka bisa jadi versi luar
- Bandingkan harga dan kemasan: Produk yang masuk resmi biasanya memiliki informasi pabrik lokal, sedangkan versi impor bisa berbeda dari sisi bahasa kemasan, barcode, atau distribusi.
Kenapa Hal Ini Penting?
Mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim dan sangat memperhatikan aspek kehalalan produk makanan dan bumbu.
Klarifikasi resmi dari Ajinomoto Indonesia menyebut bahwa seluruh produknya diproduksi dengan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang diaudit secara menyeluruh.
Membeli produk luar negeri tanpa sertifikasi bisa berarti membeli produk yang belum diverifikasi kehalalannya oleh BPJPH—sehingga akan menimbulkan keraguan bagi konsumen.
Dengan memahami perbedaan antara produk Ajinomoto Indonesia yang halal dan varian luar negeri yang belum tercatat resmi, konsumen bisa lebih percaya diri memilih produk bumbu dan penyedap rasa yang aman dan sesuai syariat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









