7 Herbal yang Justru Berbahaya Jika Dikonsumsi dan Harus Dihindari

AKURAT.CO - Kamu pasti sudah tidak asing dengan beragam pilihan herbal yang sering diklaim memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Namun, tidak semua herbal yang kita konsumsi terbukti aman.
Beberapa herbal yang mungkin sering kamu temui di pasar tradisional atau toko obat justru berpotensi berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi sembarangan.
Dalam artikel yang disadur dari situs pafikeplingga.org ini, kita akan membahas tentang herbal yang justru berbahaya jika dikonsumsi, serta dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh beberapa jenis herbal populer di Indonesia.
Perhatikan baik-baik agar kamu bisa menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
- Temulawak, Herbal Populer yang Bisa Memicu Gangguan Pencernaan
Temulawak dikenal sebagai salah satu herbal yang sering digunakan dalam jamu untuk meningkatkan stamina dan kesehatan pencernaan. Namun, tahukah kamu bahwa konsumsi temulawak dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare?
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, temulawak memiliki efek samping yang bisa merangsang produksi asam lambung secara berlebihan, sehingga bisa menyebabkan gangguan pada orang yang memiliki masalah maag atau tukak lambung.
Penggunaan temulawak sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, terutama bagi kamu yang memiliki riwayat gangguan pencernaan. Konsultasikan dengan tenaga medis jika kamu berniat mengonsumsinya dalam jumlah banyak, agar tidak mengganggu keseimbangan tubuh.
- Sambiloto, Herbal yang Mengandung Zat Berbahaya bagi Liver
Sambiloto, yang sering dianggap sebagai herbal untuk menurunkan demam dan memperbaiki sistem imun tubuh, ternyata memiliki efek samping yang bisa merusak liver jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau dalam waktu lama.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Universitas Airlangga, ditemukan bahwa kandungan senyawa andrographolide dalam sambiloto dapat berpotensi menyebabkan kerusakan hati pada individu yang memiliki riwayat penyakit liver atau mengonsumsinya berlebihan.
Meskipun sambiloto memiliki khasiat yang cukup baik untuk kesehatan, kamu perlu berhati-hati jika berencana mengonsumsinya. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki masalah kesehatan tertentu.
- Daun Sirih, Efek Samping yang Bisa Mempengaruhi Kesehatan Ginjal
Daun sirih memang sering digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional di Indonesia. Banyak orang yang mengonsumsinya untuk menjaga kesehatan mulut atau sebagai obat luar untuk mengatasi peradangan. Namun, konsumsi daun sirih dalam jumlah berlebihan bisa berbahaya bagi ginjal.
Penelitian yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa daun sirih mengandung senyawa yang dapat memicu penumpukan oksalat dalam tubuh, yang bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal.
Oleh karena itu, meskipun daun sirih memiliki banyak manfaat, kamu harus berhati-hati dalam penggunaannya, terutama jika memiliki riwayat gangguan ginjal atau sedang mengalami masalah kesehatan terkait ginjal.
- Kunyit, Dapat Mempengaruhi Fungsi Hati dan Ginjal
Kunyit, seperti temulawak, sering digunakan dalam berbagai ramuan jamu untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, kunyit ternyata juga dapat menimbulkan efek samping yang cukup serius jika dikonsumsi secara berlebihan.
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Sumatera Utara, ditemukan bahwa konsumsi kunyit yang berlebihan bisa mengganggu fungsi hati dan ginjal. Zat kurkumin dalam kunyit berpotensi mengganggu metabolisme hati dan ginjal jika tidak dikonsumsi dengan dosis yang tepat.
Untuk mendapatkan manfaat kunyit secara maksimal, penting bagi kamu untuk mengonsumsinya dengan bijak dan memperhatikan dosis yang tepat. Jangan sampai kamu malah merasakan efek samping yang merugikan kesehatan.
- Bunga Rosella, Potensi Mengganggu Tekanan Darah
Bunga rosella dikenal dengan manfaatnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi, namun jika dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah rendah, bunga ini justru bisa berbahaya.
Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret menunjukkan bahwa konsumsi bunga rosella dalam jumlah banyak bisa menyebabkan penurunan tekanan darah yang terlalu drastis, yang dapat menimbulkan pusing dan bahkan pingsan.
Jika kamu memiliki tekanan darah rendah atau sedang mengonsumsi obat penurun darah, kamu sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan bunga rosella. Jangan sampai khasiat positifnya justru menimbulkan masalah kesehatan lain bagi tubuhmu.
- Akar Manis, Berisiko Menyebabkan Kenaikan Tekanan Darah
Akar manis sering dijadikan sebagai bahan utama dalam jamu dan ramuan tradisional untuk mengatasi batuk atau sakit tenggorokan. Namun, akar manis juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai, terutama bagi kamu yang memiliki masalah dengan tekanan darah.
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Lembaga Penelitian Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana, akar manis dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Bagi kamu yang memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari penggunaan akar manis secara berlebihan dan konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
- Jahe, Bisa Menjadi Masalah Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak
Jahe adalah salah satu rempah yang sangat populer di Indonesia, digunakan baik dalam masakan maupun dalam ramuan herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi masalah pencernaan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, jahe dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi pada saluran pencernaan dan gangguan perut.
Penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga menunjukkan bahwa konsumsi jahe yang berlebihan dapat mengganggu proses pencernaan dan meningkatkan risiko refluks asam.
Jahe sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, karena meskipun memiliki banyak manfaat, efek sampingnya bisa berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.
Kesimpulan
Setiap herbal yang dikonsumsi harus memperhatikan dosis dan penggunaannya yang tepat, karena meskipun banyak herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan, jika dikonsumsi secara berlebihan, justru bisa berbahaya bagi tubuh.
Dalam artikel ini, kita telah membahas beberapa herbal yang harus diwaspadai penggunaannya, seperti temulawak, sambiloto, daun sirih, kunyit, bunga rosella, akar manis, dan jahe. Sebaiknya kamu berhati-hati dalam menggunakan herbal-herbal ini, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.
Sebelum mengonsumsi herbal dalam jumlah banyak atau untuk tujuan pengobatan, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau ahli herbal. Jangan sembarangan mengonsumsi herbal tanpa mengetahui dosis yang tepat, karena hal ini bisa berisiko bagi kesehatan tubuh kamu. Hindari efek samping yang tidak diinginkan dengan cara yang bijaksana dalam menggunakan herbal.
Terakhir, selalu ingat bahwa meskipun herbal bisa memberikan manfaat, tubuh kita tetap membutuhkan pengawasan dan perhatian medis yang tepat. Jangan biarkan keinginan untuk hidup sehat malah membawa dampak negatif bagi tubuhmu.
Jadi, sebelum mengonsumsi herbal apapun, pastikan kamu sudah memahami efek sampingnya dan cara penggunaan yang tepat. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









