Studi Terbaru: Tes Keseimbangan Satu Kaki Bisa Jadi Indikator Awal Penuaan

AKURAT.CO Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE mengungkap teknik sederhana untuk mengevaluasi penuaan: berdiri dengan satu kaki dan menjaga keseimbangan.
Dalam laporan yang dikutip pada Minggu (27/10/2024), studi menunjukkan bahwa kemampuan menjaga keseimbangan menurun seiring bertambahnya usia.
Para peneliti dari Mayo Clinic dan lembaga lainnya memeriksa 40 orang dewasa sehat yang dibagi menjadi dua kelompok usia, yaitu di bawah dan di atas 65 tahun.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keseimbangan, terutama pada kaki yang tidak dominan, mulai menurun pada usia di atas 50 tahun.
Baca Juga: Didukung Ormas Bang Japar, Ridwan Kamil Yakin Dapat Tambahan Suara Signifikan
Orang dewasa yang lebih tua hanya mampu berdiri selama 2,2 detik dengan kaki yang tidak dominan dan 1,7 detik dengan kaki dominan sebelum tubuh mulai bergoyang.
Hal ini juga diikuti dengan penurunan cengkraman dan kekuatan lutut.
Meskipun pola berjalan umumnya dianggap sebagai indikator penuaan, studi ini menemukan sedikit perbedaan dalam kemampuan berjalan antara kelompok usia.
Oleh karena itu, tes keseimbangan satu kaki dianggap lebih efektif dalam melacak tanda-tanda penuaan dibandingkan dengan pola berjalan.
Penelitian ini menyarankan bahwa berdiri dengan satu kaki dapat menjadi metode sederhana untuk mendeteksi tanda-tanda awal penuaan, menjadikannya alat penting untuk kesehatan di usia lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







