Mengenal Tonsilitis, Peradangan Amandel yang Dialami Haechan NCT

AKURAT.CO Haechan NCT diketahui menderita penyakit tonsilitis yang cukup serius. Hal ini membuat Haechan tidak bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan grup NCT 127 kedepannya. Kabar ini juga telah dikonfirmasi langsung oleh pihak agensi, SM Entertainment.
“Haechan langsung mengunjungi rumah sakit karena gejala flu disertai demam. Menurut hasil pemeriksaan, ia mengidap tonsillitis yang serius,” kata SM Entertainment di platform Weverse, dikutip Kamis (11/1).
Baca Juga: Amandel, Fakta, Gejala, Dan Pengobatannya
SM Entertainment juga menjelaskan bahwa Haechan telah pulang lebih dahulu ke Korea akibat gejala flu yang dia rasakan semakin memburuk ketika beraktivitas di Jepang.
“Saat berada di Jepang untuk melakukan aktivitas yang dijadwalkan, Haechan kembali ke Korea terlebih dahulu pada tanggal 8 Januari lalu,” tutur pihak agensi.
Tonsilitis adalah kondisi ketika amandel atau tonsil mengalami peradangan. Radang amandel bisa ditandai dengan ciri-ciri amandel yang memerah dan bengkak, biasanya juga disertai sakit tenggorokan, kesulitan untuk menelan, dan benjol di bagian leher.
Pada sebagian kasus radang amandel akan sembuh dalam waktu beberapa hari. Namun bisa juga berlangsung kronis (lebih dari 10 hari) dan kambuh berkali-kali.
Penyebab dan Faktor Risiko Tonsilitis
Tonsilitis atau radang amandel biasanya disebabkan oleh infeksi virus, namun bisa juga karena infeksi bakteri. Penularannya terjadi ketika seseorang berkontak langsung.
Salah satunya, ketika seseorang memegang permukaan yang telah terkontaminasi virus atau bakteri tanpa sengaja. Hal ini juga bisa menular ketika seseorang tidak sengaja menghirup percikan liur dari pengidapnya.
Penyakit ini rentan terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 15 tahun. Anak-anak yang berada di sekolah atau pusat penitipan anak juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terpapar bakteri atau virus penyebabnya.
Baca Juga: 6 Penyebab Amandel Bengkak Yang Semakin Membesar
Gejala Tonsilitis
Seseorang yang mengalami tonsilitis akan menunjukkan sejumlah gejala seperti kemerahan dan pembengkakan pada amandel, muncul bercak putih di permukaan amandel, serta merasakan sakit tenggorokan.
Selain itu, mereka juga mungkin mengalami kesulitan menelan, demam ringan, suara serak, napas tidak sedap, dan bahkan sakit kepala.
Umumnya, pada anak-anak, gejala lain yang mungkin muncul adalah penurunan nafsu makan dan menjadi lebih rewel. Hal ini dikarenakan anak-anak sulit untuk menahan rasa sakitnya ketika menelan makanan akibat radang amandel ini.
Pengobatan
Pengobatan tonsilitis biasanya melibatkan pendekatan yang dapat meredakan gejala dan mengatasi infeksi. Dokter dapat meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri, sementara analgesik atau obat pereda nyeri dapat membantu meredakan rasa sakit dan demam.
Penggunaan humidifier atau minum cairan hangat juga dapat membantu melembabkan tenggorokan dan mengurangi ketidaknyamanan. Dalam beberapa kasus, tonsilitis kronis atau berat mungkin memerlukan pertimbangan prosedur pembedahan, seperti tonsilektomi.
Baca Juga: Perbedaan Amandel Dan Radang Tenggorokan Serta Cara Mengatasinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





