Akurat Logo

Kenali Apa Itu Carpal Tunnel Syndrome, Lengkap Pengobatannya

Iim Halimatus Sadiyah | 12 September 2023, 10:30 WIB
Kenali Apa Itu Carpal Tunnel Syndrome, Lengkap Pengobatannya

AKURAT.CO, Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah sebuah kondisi yang menyerang salah satu saraf utama di daerah pergelangan tangan. Carpal tunnel umumnya dapat memengaruhi kondisi tangan dan jari. 

Bahkan, pengidapnya dapat mengalami sensasi rasa kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Penyakit ini juga memberikan beberapa gejala pada pengidapnya. 

Misalnya, bagian yang paling sering terpengaruh adalah jempol, jari tengah dan telunjuk. Untuk informasi lebih jauh apa itu Carpal Tunnel Syndrome, kenali penyebab serta cara mengatasinya.

Mengutip berbagai sumber, Senin (11/9/2023), berikut ini penjelasan tentang penyakit Carpal Tunnel Syndrome yang jarang disadari oleh orang-orang.

Baca Juga: 3 Gerakan Peregangan Pergelangan Tangan Bagi Kaum WFH

Apa Itu Carpal Tunnel Syndrome?

Carpal Tunnel Syndrome adalah jalur pada pergelangan tangan yang terdapat saraf median dan sembilan tendon yang berguna dalam pergerakan jari-jari tangan. Biasanya dalam kondisi tersebut, saraf dalam jari-jari tangan akan mengalami tekanan yang membuat saraf median ini terjepit atau terhimpit. 

Carpal Tunnel Syndrome juga memiliki beberapa faktor risiko yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, di antaranya adalah:

  • Perubahan keseimbangan cairan tubuh
  • Umumnya terjadi pada wanita
  • Kondisi bengkak, termasuk rheumatoid arthritis yang bisa memengaruhi tendon pergelangan tangan
  • Dipengaruhi menopause, obesitas, penyakit tiroid, dan gagal ginjal
  • Tempat kerja yang menggunakan alat bergetar seperti di pabrik

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome

Gangguan kesehatan Carpal Tunnel Sistem ini diketahui dapat terjadi karena beberapa penyebab selain saraf tertekan atau terhimpit.

Berikut ini beberapa penyebab CTS yang dialami oleh banyak orang, yaitu:

  • Cedera pada pergelangan tangan
  • Kehamilan
  • Pekerjaan berat yang dilakukan berulang-ulang menggunakan tangan, seperti mengetik tanpa henti
  • Faktor keturunan keluarga yang mengidap CTS
  • Kondisi medis yang dapat ditimbulkan karena rheumatoid arthritis dan diabetes

Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Selanjutnya, Carpal Tunnel Syndrome juga memiliki gejala kesemutan dan keram pada tangan. Selain gejala utama tersebut, ada juga beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai dan segera diobati. 

Berikut gejala CTS yang harua diwaspadai, antara lain:

  • Menjadi kurang sensitif terhadap sentuhan
  • Muncul rasa sakit pada lengan
  • Pembengkakan, kulit kering atau perubahan warna pada kulit tangan
  • Kemampuan jari atau kepekaan jari terhadap sentuhan atau aktivitas kecil yang juga menurun
  • Terasa sulit untuk digerakkan

Cara Mengobati Carpal Tunnel Syndrome

Tak perlu khawatir, meskipun CTS merupakan kondisi gangguan kesehatan yang cukup membahayakan, namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati CTS. 

Simak beberapa cara mengobatinya berikut ini:

1. Mengubah Kebiasaan

Faktanya, kebiasaan bekerja menggunakan tangan secara terus-menerus dapat membuat saraf di tangan terhimpit yang menyebabkan kepekaan tangan terhadap pergerakan semakin menurun. 

Untuk itu, langkah yang bisa dilakukan agar dapat mengobati Carpal Tunnel Syndrome adalah dengan mengubah kebiasaan. Jika kamu mengalaminya karena tuntutan pekerjaan, coba gunakan atau cari alternatif lain yang bisa meringankan beban pekerjaan kamu yang menggunakan tangan.

2. Melakukan Peregangan Saraf Tangan

Selain mengubah kebiasaan, cara yang bisa dilakukan untuk mengobati Carpal Tunnel Syndrome adalah dengan melakukan peregangan saraf tangan secara berkala. 

Kebiasaan melakukan kegiatan yang bisa mengganggu saraf dapat dikurangi dengan melakukan peregangan agar saraf tidak terhimpit ataupun mengalami gangguan saraf lainnya.

3. Melakukan Kontrol ke Dokter

Terakhir, cara yang bisa dilakukan untuk mengobati Carpal Tunnel Syndrome adalah dengan melakukan kontrol kesehatan ke dokter. Dokter akan memberikan penanganan khusus untuk membantu menyembuhkan penyakit yang diderita. 

Penanganan itu bisa berupa suntikan steroid, pemasangan gips atau bebat dan juga pengonsumsian obat-obatan yang dapat mengatasi sakit atau efek samping dari penyakit tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.