Hari Raya Waisak, Berikut 6 Manfaat Meditasi Untuk Kesehatan

AKURAT.CO Hari ini, Rabu (26/5/2021) umat Buddha merayakan Hari Tri Suci Waisak. Wakil Sekretaris DPP Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) Asun Gotama mengatakan Hari Tri Suci Waisak mengingatkan pada tiga peristiwa suci dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan kemangkatan Sang Buddha
"Maka Hari Raya Waisak ini memperingati tiga peristiwa penting di dalam kelahiran pangeran Siddharta, kemudian peristiwa petapa Siddharta mencapai kesempurnaannya, kemudian yang ketiga mencapainya Parivana dari sang Buddha Gautama," ujar Asun.
Umumnya Hari Waisak umat Buddha identik dengan meditasi. Meditasi adalah latihan untuk menciptakan ketenangan pikiran dan tubuh yang rileks. Kamu bisa melakukan meditasi tanpa alat khusus, yang kamu butuhkan hanyalah ketenangan. Meskipun terlihat sederhana, meditasi memiliki manfaat bagi kesehatan. Peneliti dari The Jockey Club School of Public Health and Primary Care di Hong Kong menemukan meditasi efektif meredakan stres dan depresi tanpa bantuan obat apapun.
Meditasi, terutama praktik berbasis kesadaran, dapat membantu mengatasi kecemasan dan depresi.Pasalnya, meditasi bisa memberikan ketenangan dan kenyaman yang ampuh lawan cemas dan depresi.
Tapi lebih dari itu, meditasi juga membawa sejumlah manfaat yang baik bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Beriikut AKURAT.CO rangkum enam manfaat meditasi untuk kesehatan :
Mengendalikan tekanan darah
Menjalani diet rendah natrium dan minum obat adalah cara paling umum untuk mengatasi tekanan darah. Namun, kamu ternyata bisa mencoba melakukan meditasi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Journal of Human Hypertension pada tahun 2019 menemukan pasien mengikuti program pelatihan kesadaran selama delapan minggu mampu menurunkan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik. Ternyata saat melakukan meditasi, otak akan melepas ketegangan sehingga jantung lebih tenang. Alhasil, ketegangan pada pembuluh darah jadi lebih terkontrol.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Meditasi bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kamu terhindar dari flu dan batuk yang ditularkan oleh orang lain. Sebuah studi mengamati 149 pria dan wanita dengan usia rata-rata 59 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu 51 orang mengikuti program meditasi, 47 berolahraga lari dan bersepeda, dan sisanya tidak melakukan apa-apa. Setelah 8 minggu, peserta yang mengikuti meditasi mengalami 27 kali gejala flu atau pilek, orang yang berolahraga mengalami 26 kali, sementara orang yang tidak melakukan apa pun mengalami gejala sebanyak 40 kali.
Memperkuat daya ingat
Semakin bertambah tua, fungsi otak seseorang akan jadi menurun. Meditasi yang menggabungkan nyanyian dan gerakan berulang dapat bisa meningkatkan perhatian, daya ingat, dan konsentrasi para lansia. Meditasi ini pun bisa meningkatkan fungsi otak bagi lansia yang mengidap demensia.
Meningkatkan kecerdasan
Dalam penelitian pada tahun 2018 yang dipublikasikan Scientific Reports menemukan, meditasi khususnya yang berfokus pada kesadaran napas penuh perhatian mampu meningkatkan jaringan perhatian di otak., mengubah struktur otak dan meningkatkan fungsi otak yang terkait dengan pengurangan stres.
Melawan Kecanduan
Meditasi juga bisa membantu orang yang memiliki kecanduan terhadap sesuatu. Sebuah studi melaporkan sebanyak 19 orang pecandu alkohol dapat mengendalikan keinginan mereka untuk minum setelah melakukan meditasi. Ya, sikap disiplin dari meditasi bisa mengendalikan rasa candunya yang berlebihan saat ada dorongan untuk memenuhi candunya.
Meningkatkan kualitas tidur
Stres, depresi, dan kecemasan bisa membuat kita sulit tidur. Kamu bisa mengonsumsi obat tidur, namun penggunaan pil sering kali menyebabkan efek samping yang merugikan. Oleh sebab itu, meditasi dianggap cara paling aman untuk mengatasi insomnia. Sebuah studi membandingkan dua kelompok peserta; yang mengikuti program meditasi dan yang tidak. Peserta yang mengikuti meditasi, bisa tidur lebih cepat dan lebih nyenyak dibanding dengan orang yang tidak mengikuti meditasi. Peneliti menilai jika meditasi bisa melepaskan ketegangan dalm tubuh sehingga bisa membuat tidur lebih nyenyak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





