AKURAT.CO , Jika kamu memiliki atap rumah dari asbes atau sedang berencana mendekor rumah menggunakan asbes, sepertinya kamu harus berfikir ulang. Sebab, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FISR, FAPSR, mengatakan, asbes bisa memicu kanker paru.
"Jadi ada faktor karsinogen lain, penyebab kanker, di luar rokok, yaitu bisa dari polusi udara. Itu ada di tempat kerja juga ada atau di lingkungan, salah satunya adalah dari asbes," katanya kepada AkuratHealth, di bilangan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa, (12/2).
Menurutnya, komponen dari serat-serat asbes bila terhirup dan masuk ke saluran nafas, akan menginduksi sel-sel yang normal menjadi kanker paru.
"Kalau asbes itu dalam bentuk padat sebenarnya. Asbes itu tidak akan membuat kanker. Tapi serbuknya yang lepas, kalau terhidup, karena ukurannya sangat kecil, masuk ke paru, menginduksi sel normal menjadi kanker. Makanya asbes itu masuk di dalam katagori karsinogen menurut WHO," ujarnya.
Dokter Agus juga mengatakan, data di Rumah Sakit Persahabatan, yang fokus pada penyakit pernapasan, terkait penderita kanker paru yg berhubungan dengan asbes ada sekitar 5-10 persen yang punya riwayat terpapar dengan bahan-bahan di lingkungan, termasuk dari asbes.
Coordinator NGO Australian People for Health, Education and Development Abroad (APHEDA), Philip Hazelton juga mengatakan bahwa penyakit yang rawan muncul dari penggunaan asbes adalah asbestosis.
Asbestosis adalah penyakit saluran pernapasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes. Dalam kesempatan yang sama, dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P (K), mengatakan hal serupa.
Menurut Dokter Elisna, serbuk asbes bisa terhirup dan menumpuk di paru dan memicu kanker paru. Serbuk ini juga menyerang jaringan paru sehingga memicu kanker primer pada selaput paru.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



