Akurat Logo

Berat Badan Sulit Turun? Bisa Jadi Penyebabnya Resistensi Insulin

Khaerul S | 18 November 2017, 15:04 WIB
Berat Badan Sulit Turun? Bisa Jadi Penyebabnya Resistensi Insulin

AKURAT.CO, Jika Anda gagal menurunkan berat badan meski sudah berjuang keras dengan sangat disiplin, bisa jadi penyebabnya terkait hormon. Pakar diet Australia Susie Burrell menjelaskan, permasalahan hormon yang dimaksud adalah resistensi insulin.

“Tingginya kadar insulin dalam darah dapat menyebabkan resistensi insulin yang menyebabkan sulit menurunkan berat badan, tidak peduli apa yang Anda makan atau berapa lama Anda olahraga,” papar Susie pada Dailymail (12/11).

Resistensi insulin adalah kondisi klinis di mana insulin dari pankreas yang berfungsi mengendalikan kadar gula dalam darah tidak lagi bekerja secara efisien. Susie menjelaskan beberapa faktor seperti tingginya konsumsi makanan olahan tinggi karbohidrat, gaya hidup tidak aktif dan genetika dapat menyebabkan insulin tidak efisien dalam memproses gula dari karbohidrat yang kita konsumsi.

“Ketika insulin tidak bekerja dengan baik, tubuh dipaksa memproduksi insulin lebih banyak dan sehingga dibutuhkan insulin lebih banyak untuk memproses kadar glukosa yang sama untuk memberi energi pada otot dan otak,” lanjut Susie.

Karbohidrat dalam tubuh harus dipecah agar menjadi glukosa. Fungsi insulin adalah mengirim glukosa ke hati dan sel otot sebagai energi, dan pengendali kadar gula dalam darah. Orang dengan resistensi insulin, hati dan ototnya menolak kerja insulin tersebut, sehingga tubuh harus meningkatkan produksi insulin. Sayangnya, semakin banyak insulin yang beredar dalam darah, semakin sulit tubuh membakar lemak.

“Artinya jika Anda memiliki kelebihan insulin, meski Anda mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga dengan teratur, berat badan Anda tetap tidak akan turun,” papar Susie.

Ironisnya, konsumsi makanan rendah lemak dan tinggi karbohidrat seperti biji-bijian utuh, buah dan camilan rendah lemak justru akan memperparah resistensi insulin dan mencegah berat badan turun.

Mengalami resistensi insulin dapat dicirikan dengan tubuh mengalami kelelahan, “Kelelahan terjadi ketika glukosa tidak dikirim ke sel tubuh secara efisien, rasa ingin mengkonsumsi makanan manis juga tanda bahwa kadar insulin dan glukosa dalam darah bertambah, ciri lain yang paling umum adalah tertimbunnya lemak di dalam tubuh, insulin suka menyimpan lemak di sekitar perut, itulah sebabnya orang dengan resistensi insulin memiliki perut buncit,” ungkap Susie.

Berikut ini tips mengatasi resistensi insulin :

1.       Makan dengan porsi kecil

2.       Aktivitas fisik selama 30 menit per hari sepanjang minggu

3.       Makan lima porsi sayur dan dua potong buah setiap hari

4.       Makan biji-bijian dengan tinggi serat seperti sereal, roti multigrain, oats, barley dan gandum

5.       Mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin

6.       Mengkonsumsi makanan rendah glikemik (low GI) yang mampu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah

7.       Mengurangi lemak jenuh dari kue, biskuit, gorengan, krim, butter, daging berlemak.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A