AKURAT.CO Asam lambung atau gerd sering dialami banyak orang. Kondisi ini terjadi saat cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa perih atau terbakar di dada.
Jika dibiarkan, gangguan ini bisa menyebabkan masalah serius pada pencernaan.
Baca Juga: Perbedaan Gerd dan Maag Kronis pada Lambung, Jangan Sampai Tertukar!
Proses yang Terjadi di Dalam Tubuh
1. Ketup kerongkongan tidak bekerja dengan baik
Asam lambung naik terjadi ketika sfingter esofagus bawah, yaitu katup di antara kerongkongan dan lambung, melemah atau gagal menutup sempurna. Normalnya, katup ini menutup setelah makanan masuk ke lambung untuk mencegah asam naik kembali. Saat fungsi ini terganggu, cairan asam dari lambung bisa naik ke kerongkongan.
2. Iritasi dan peradangan di kerongkongan
Ketika asam lambung naik, dinding kerongkongan yang tidak memiliki lapisan pelindung seperti lambung akan mengalami iritasi. Akibatnya timbul rasa terbakar di dada atau heartburn, terutama setelah makan, saat berbaring, atau membungkuk. Gejala ini menjadi tanda umum bahwa asam lambung sudah mengiritasi jaringan di sekitar kerongkongan.
Baca Juga: Kenali Omeprazole, Obat Asam Lambung yang Harus Kamu Ketahui
Dampak pada Lambung dan Organ Sekitar
1. Iritasi dan peradangan di kerongkongan
Naiknya asam lambung dapat menyebabkan esofagitis, yaitu peradangan pada dinding kerongkongan. Kondisi ini menimbulkan rasa panas di dada, nyeri saat menelan, dan bisa memicu luka pada lapisan kerongkongan.
2. Risiko terjadinya esofagus barett
Paparan asam lambung yang terus menerus bisa merusak jaringan kerongkongan dan berkembang menjadi esofagus barett, kondisi serius yang meningkatkan risiko kanker esofagus.
3. Gangguan pada sistem pernafasan
Jika asam lambung naik hingga ke saluran pernapasan, bisa muncul gejala seperti batuk kronis, sesak napas, hingga memperparah asma atau pneumonia.
4. Penyempitan jalur makanan
Peradangan yang terjadi berulang kali dapat menimbulkan striktur esofagus, yaitu penyempitan saluran kerongkongan. Akibatnya, penderita akan kesulitan menelan makanan dan minuman.
Faktor yang Memicu Asam Lambung Naik
1. Kelebihan berat badan atau obesitas
Tekanan berlebihan pada area perut akibat obesitas membuat asam lambung lebih mudah terdorong naik ke kerongkongan.
2. Pola makan tidak teratur
Melewatkan makan, makan berlebihan, atau makan terlalu malam dapat memicu kerja lambung berlebih dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
3. Konsumsi makanan dan minuman pemicu
Makanan berlemak, pedas, asam, gorengan, cepat saji, serta minuman seperti kopi, alkohol, soda, cokelat, dan peppermint dapat memicu peningkatan asam lambung.
4. Berbaring setelah makan
Langsung berbaring usai makan membuat posisi kerongkongan sejajar dengan lambung, sehingga asam lebih mudah mengalir naik.
5. Stres dan kurang tidur
Kondisi stres dan kurang istirahat bisa meningkatkan produksi asam lambung serta membuat sistem pencernaan lebih sensitif.
6. Kebiasaan merokok
Zat dalam rokok dapat melemahkan sfingter esofagus bawah (LES), yaitu otot penghalang antara lambung dan kerongkongan, serta menambah produksi asam lambung.
7. Kehamilan
Tekanan janin dalam perut dan perubahan hormon selama kehamilan dapat melemahkan LES, sehingga asam lambung mudah naik ke kerongkongan.
Asam lambung naik bisa dipicu oleh berbagai kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele.
Dengan menjaga pola makan, mengelola stres, serta menerapkan gaya hidup sehat, risiko gangguan ini bisa dikurangi.
Langkah kecil untuk merawat pencernaan hari ini akan membantu menjaga kesehatan lambung di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









