Brawijaya Hospital Resmikan Rumah Sakit Baru di Kawasan Taman Mini

AKURAT.CO Brawijaya Hospital Group meresmikan rumah sakit keenamnya yang berlokasi di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Pembukaan ini menambah fasilitas kesehatan yang beroperasi di wilayah penduduk tersebut.
Peresmian Brawijaya Hospital Taman Mini dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono.
Rumah sakit baru ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta Timur akan layanan kesehatan modern dan mudah diakses. Letaknya strategis di sisi Tol Jagorawi, dekat Bandara Halim Perdanakusuma dan terhubung langsung dengan Stasiun LRT TMII.
"Lokasi ini dipilih secara strategis agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan berkualitas," ujar Devin Wirawan selaku Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group, saat acara Peresmian Brawijaya Hospital Taman Mini, Selasa (28/10/2025).
Devin menegaskan, pembangunan rumah sakit ini merupakan komitmen Brawijaya Hospital Group dalam memperluas layanan kesehatan di Indonesia. Ia menilai kehadirannya juga mendukung program pemerintah meningkatkan mutu layanan medis nasional.
"Kami siap melayani masyarakat dengan empat layanan unggulan yaitu Degenerative Center, Medical Check Up, Woman and Children dan Trauma Center," imbuh dr. Melanie Vandauli F. MARS selaku Direktur Brawijaya Hospital Taman Mini.
Menurut dr. Melanie, seluruh layanan tersebut ditunjang dengan teknologi medis modern dan tenaga kesehatan berpengalaman. Ia menegaskan rumah sakit ini dirancang untuk memberikan pelayanan cepat, akurat dan nyaman bagi pasien dari berbagai kalangan.
Brawijaya Hospital Taman Mini memiliki 100 tempat tidur, IGD 24 jam, kamar operasi berstandar internasional, serta fasilitas ICU dan laboratorium lengkap. Seluruh fasilitas disiapkan untuk melayani berbagai kebutuhan medis masyarakat.
Selain itu, rumah sakit ini menyediakan layanan rehabilitasi medis dengan peralatan terapi modern. Layanan tersebut difokuskan pada pemulihan saraf dan penanganan cedera akibat aktivitas fisik atau olahraga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






