AKURAT.CO Paratusin adalah obat kombinasi yang ampuh meredakan berbagai gejala flu seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, nyeri otot, hingga bronkitis ringan.
Tersedia dalam bentuk tablet dan sirup, Paratusin masuk dalam golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep, namun penggunaannya tetap perlu sesuai aturan.
Komposisi Paratusin sedikit berbeda pada tiap sediaan:
Tablet (per tablet):
-
Paracetamol 500 mg
-
Guaifenesin 50 mg
-
Noscapine 10 mg
-
Phenylpropanolamine HCI 15 mg
-
Chlorpheniramine Maleate (CTM) 2 mg
Sirup (per 5 ml):
-
Paracetamol 125 mg
-
Guaifenesin 25 mg
-
Noscapine 10 mg
-
Pseudoephedrine HCI 7,5 mg
-
CTM 0,5 mg
-
Succus Liquiritae 125 mg
Cara Kerja Paratusin
Obat ini bekerja secara sinergis melalui kombinasi zat aktifnya:
-
Paracetamol: Menurunkan demam dan meredakan nyeri.
-
Guaifenesin: Mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan (ekspektoran).
-
Noscapine: Menekan refleks batuk (antitusif).
-
Phenylpropanolamine/Pseudoephedrine: Melegakan hidung tersumbat (dekongestan).
-
CTM (Chlorpheniramine): Meredakan bersin dan hidung berair (antihistamin).
-
Succus Liquiritae (pada sirup): Menenangkan tenggorokan yang iritasi.
Dosis dan Aturan Pakai
Tablet:
-
Dewasa: 1 tablet, 3 kali sehari
-
Anak usia 6–12 tahun: ½ tablet, 3 kali sehari
Sirup:
-
Dewasa: 20 ml (4 sendok teh), 3 kali sehari
-
Anak 6–12 tahun: 10 ml (2 sendok teh), 3 kali sehari
-
Anak 2–5 tahun: 5 ml (1 sendok teh), 3 kali sehari
Efek Samping yang Mungkin Terjadi
Penggunaan Paratusin dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:
-
Mengantuk
-
Pusing
-
Mulut kering
-
Mual
-
Jantung berdebar
-
Gangguan tidur
Jika muncul gejala alergi atau efek berat lainnya, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.
Peringatan dan Interaksi
-
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui tanpa rekomendasi medis.
-
Hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain yang mengandung paracetamol atau dekongestan untuk mencegah risiko overdosis atau efek samping serius.
Kesimpulannya adalah, paratusin bisa menjadi solusi cepat dan praktis untuk mengatasi flu dan batuk.
Namun, karena mengandung kombinasi beberapa zat aktif, penggunaannya tetap harus hati-hati.
Baca Juga: Uji Coba CFN Batal, Karnaval Besar di Jakarta untuk Perayaan Tahun Baru Islam
Baca aturan pakai, hindari interaksi berbahaya, dan konsultasikan ke dokter jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari.
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









