Bank DKI Ikut Berpartisipasi dalam Program Pemberian Gizi dan Penanganan Stunting

AKURAT.CO Sebagai wujud Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) khususnya kepedulian terhadap isu stunting di DKI Jakarta, Bank DKI melakukan program pencegahan dan penanganan stunting melalui penyuluhan tumbuh kembang anak dan pemberian makanan tambahan bergizi.
Kegiatan itu digelar Bank DKI dengan menggandeng Yayasan Filantra, RSUD Tanah Abang, Puskesmas Petojo Selatan serta Kelurahan Petojo Selatan.
Program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penanganan stunting dan pemberian makanan tambahan.
Direktur Teknologi dan Operasional merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono, mengatakan, melalui partisipasi aktif dalam program ini, Bank DKI berkomitmen memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan turut mendukung program pencegahan dan penanganan stunting di Jakarta.
Dia menyampaikan bahwa partisipasi Bank DKI dalam program tersebut juga merupakan implementasi dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Bank DKI Tahun 2024.
Baca Juga: Bank DKI Dinobatkan Sebagai The Best Conventional Bank
Program penanganan stunting ini diharapkan dapat mendukung salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG's) Point 2 yaitu menciptakan kondisi tanpa kelaparan dan Point 3 yaitu kehidupan yang sehat dan Sejahtera.
"Kami percaya bahwa dengan bersama-sama kita dapat mencapai perubahan positif dalam menangani isu-isu kesehatan kritis seperti stunting," ujar Amirul dalam keterangan yang diterima, Minggu (4/2/2024).
Dalam rangkaian program pencegahan dan penanganan stunting, Bank DKI turut menghadirkan sosialisasi penyuluhan tentang tumbuh kembang anak yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari RSUD Tanah Abang.
Dalam kesempatan tersebut, Bank DKI juga membagikan sejumlah makanan bergizi makanan bergizi berupa telur, susu, biskuit dan ayam untuk anak-anak terdampak stunting di Kelurahan Petojo Selatan.
Pemberian makanan akan dilakukan selama empat bulan ke depan. Selain itu, Bank DKI melalui Filantra akan melakukan monitoring secara berkala terhadap tumbuh kembang anak-anak penerima bantuan penanganan stunting.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan, Bank DKI akan terus mengimplementasikan program keuangan berkelanjutan di Jakarta, termasuk melalui penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan Bank DKI di berbagai sektor.
Per Desember 2023, Bank DKI telah merealisasikan sejumlah program tanggung jawab sosial sebesar Rp5,1 miliar.
Baca Juga: Bank DKI Gelar Tasyakuran Usung Tema Transformasi Menuju Ekosistem Digital
"Dukungan Bank DKI terhadap program pencegahan dan penanganan stunting mencerminkan nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas operasional. Kami berharap bahwa upaya ini dapat menjadi inspirasi bagi unsur-unsur lainnya untuk ikut serta dalam menjawab tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya di DKI Jakarta," Arie memaparkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








