Waspada Gejala Diabetes Akibat Fenomena Fajar Di Pagi Hari

AKURAT.CO Gejala diabetes yang terjadi ketika pagi hari dapat disebabkan oleh fenomena fajar atau disebut juga dawn phenomenon.
Fenomena fajar merupakan kondisi yang dialami penderita diabetes, di mana kadar gula darah meningkat di pagi hari.
Meski sering terjadi, namun fenomena fajar dapat meningkatkan kadar gula darah yang sangat tinggi sehingga dapat membahayakan penderitanya.
Oleh karena itu, mengenali gejala kadar gula darah tinggi akibat fenomena fajar penting bagi penderita agar menghindarkan penderita dari komplikasi.
Kenaikan kadar gula darah biasanya terjadi di jam 3-8 pagi. Peningkatan gula darah ini terjadi karena tubuh tidak memiliki hormon insulin yang cukup untuk mengontrol darah.
Untuk mengetahui tingkat kadar gula di pagi hari, penderita diabetes dapat menggunakan alat cek gula darah atau glukometer.
Namun, ada beberapa gejala lain yang bisa dikenali oleh penderita diabetes, di antaranya:
- Penglihatan kabur
- Sakit kepala
- Haus berlebihan atau polidipsia
- Sering buang air kecil
- Mual
- Sakit perut
Di beberapa kasus fenomena fajar, penderita mengalami peningkatan gula darah yang sangat tinggi sehingga menyebabkan komplikasi berbahaya yang mampu mengancam nyawa.
Cara Mencegah Fenomena Fajar
Dilansir dari Medical News Today, Senin (4/9/2023) sebelum tidur penderita diabetes dapat menghindari makanan yang beresiko menambah kadar gula darah.
Upaya-upaya lain untuk pencegahan fenomena fajar pun dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
- Sarapan setiap hari
- Makan malam lebih awal dan teratur dengan menu tinggi protein dan serat
- Hindari konsumsi karbohidrat sebelum tidur
- Rutin olahraga pada sore hari
Selain fenomena fajar, peningkatan kadar gula darah juga dapat disebabkan oleh efek somogyi.
Peningkatan gula darah oleh efek somogyi biasa terjadi saat penderita diabetes menggunakan insulin tanpa diiringi makan malam atau dosis insulin yang terlalu banyak sebelum tidur.
Untuk mencegah kenaikan gula darah sangat tinggi, penderita diabetes dapat melakukan cek gula darah rutin secara mandiri.
Waktu yang disarankan untuk melakukan tes gula darah, yaitu:
- Sebelum tidur
- Setelah bangun tidur
- Pagi hari (pukul 2-4 pagi)
Meski tergolong normal dialami penderita diabetes, Fenomena fajar perlu ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, jika mengalami fenomena fajar yang disertai tanda komplikasi, disarankan untuk segera mungkin melakukan kontrol ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional






