Persiapan Menyusui Sejak Awal Kehamilan, Penting Cegah Stunting

AKURAT.CO, Perintah untuk menyusui tertera dalam ayat-ayat kitab suci agama ditambah disokong pula oleh hasil penelitian medis.
Ada banyak manfaat dari menyusui untuk bayi diantaranya dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi dari segi karbohidrat, protein, lemak, dan mikronutrisinya seperti mineral, vitamin, antibodi karena menyusui merupakan makanan pertama dan utama bagi bayi seperti dilansir dari kanal YouTube GueSehat, Minggu (30/4/2023).
Beberapa kandungan ASI tersebut dapat menjadi proteksi bagi bayi terhadap berbagai macam penyakit seperti infeksi, alergi, kanker anak, penyakit hiperaktivitas, autisme, sejumlah penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, jantung, obesitas bahkan hingga stunting.
Manfaat menyusui lainnya yaitu dapat mengoptimasi pertumbuhan rahang dan kesehatan gigi geligi.
Sementara manfaat untuk ibu, yakni dapat menurunkan risiko kanker payudara, ovarium, risiko baby blues, depresi pospartum, alzheimer, osteoporosis dan juga bermanfaat sebagai KB dan diet alami ibu.
Persiapan menyusui mesti dipersiapkan jauh-jauh hari. Biasanya ibu hamil sudah mulai sibuk mempersiapkan desain kamar bayinya, baju dan perlengkapan bayinya, dan juga persiapan persalinan.
Persalinan akan berlangsung selama beberapa jam sedangkan menyusui berlangsung minimal selama 2 tahun, jadi sebaiknya persiapannya jauh lebih matang.
Apa saja nih Mums yang perlu untuk dipersiapkan? Pertama Mums sejak hamil sebaiknya sudah harus makan gizi seimbang. Jadi makanan harus bergizi. Kedua, pastikan untuk selalu mengecek kesehatan kondisi Mums ke tenaga medis terdekat seperti memeriksakan payudara, pemeriksaan lab jika diperlukan. Ketiga, persiapkan support system seperti mengikuti kelas-kelas menyusui dengan menyertakan si ibu, suami, nenek dan atau pengasuh sehingga bisa menyatukan visi misi keluarga. Keempat, cari faskes (fasilitas Kesehatan) yang pro ASI, pro IMD (Inisiasi Menyusui Dini), pro rawat gabung. Kelima, tidak kalah penting yakni bergabung dengan support grup komunitas ASI.
Menurut WHO (World Health Organization), disarankan untuk Mums bertemu dengan konselor laktasi saat hamil tepatnya di usia kehamilan 28 minggu dan 36 minggu. Lalu setelah fase melahirkan ketika IMD serta di hari-hari pertama saat Mums berada di di faskes. Kemudian saat kontrol bayi berusia 7 hari, 14 hari dan 40 hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





