Akurat

Sering Diabaikan, Ini 5 Bahaya Tidur Setelah Sahur Bagi Kesehatan

Tia Nurullatifah | 5 April 2023, 19:00 WIB
Sering Diabaikan, Ini 5 Bahaya Tidur Setelah Sahur Bagi Kesehatan

AKURAT.CO Selama Ramadan banyak orang yang memilih kembali tidur sehabis sahur karena rasa kantuk yang tidak tertahankan. Padahal, terdapat banyak bahaya tidur setelah sahur bagi kesehatan tubuh. 

Diketahui, salah satu bahaya tidur setelah sahur adalah timbulnya gangguan kesehatan seperti peningkatan asam lambung dan penimbunan lemak.

Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (5/4/2023), berikut bahaya tidur setelah sahur bagi kesehatan.

5 Bahaya Tidur Setelah Sahur Bagi Kesehatan

Setelah sahur memang sangat dianjurkan untuk melaksanakan aktivitas untuk menghilangkan rasa kantuk. Pasalnya, berbaring hingga tidur setelah sahur dapat menyebabkan isi perut kembali ke kerongkongan. Hal tersebut bisa memicu terjadinya asam lambung naik.

Lebih jelas, berikut lima bahaya tidur setelah sahur bagi kesehatan.

Asam Lambung Naik

Bahaya tidur setelah sahur yang pertama adalah dapat menimbulkan naiknya asam lambung. Hal tersebut terjadi karena sistem pencernaan yang tidak bisa mencerna makanan dengan baik. Lambung akan secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat proses pencernaan.

Peningkatan Lemak

Langsung tidur setelah sahur menyebabkan makanan yang masuk saat sahur tidak digunakan untuk beraktivitas karena tidur hanya membutuhkan sedikit energi. Akibat dari hal ini adalah lebih banyak makanan yang tertimbun menjadi lemak hingga memicu perut buncit dan obesitas. 

Selain itu, langsung tidur setelah sahur juga membuat perut cepat lapar saat puasa. Hasilnya, rasa lapar yang ditahan hingga buka puasa membuat porsi buka puasa lebih banyak dari sebelumnya. Kelebihan porsi makan membuat malas untuk melanjutkan aktivitas seperti tarawih.

Gastro-esophageal Reflux Disease (GERD)

Kelanjutan dari asam lambung naik sebelumnya yakni timbulnya risiko penyakit gastro-esophageal reflux disease (GERD). Posisi berbaring atau tidur  menyebabkan makanan yang belum sepenuhnya dicerna akan kembali naik ke kerongkongan membawa asam lambung.

Asam lambung di kerongkongan ini bisa menimbulkan iritasi, panas terbakar di ulu hati, mulut pahit, mual dan muntah, perut kembung hingga luka pemicu maag. 

Sembelit

Proses pencernaan pengosongan lambung setelah makanan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam setelah makan. Posisi berbaring atau tidur tentu dapat menghambat proses tersebut. Setelahnya, hal ini bisa menyebabkan sembelit atau kesulitan buang air besar.

Serangan Jantung

Mengutip dari SciencDaily, langsung tidur setelah sahur memiliki dampak yang sama buruknya dengan meluapkan emosi yang meledak-meledak. Bahkan, menurut penelitian, orang yang makan berat dan langsung tidur kurang dari dua jam memiliki potensi peningkatan tekanan darah sepanjang malam 2,8 kali lebih tinggi daripada orang lain.

Tekanan darah tinggi ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan penyakit kronis lainnya.

Itulah 5 bahaya langsung tidur setelah sahur bagi kesehatan. Tidak ada salahnya untuk menahan sedikit waktu tidur setelah sahur dengan melakukan berbagai macam kegiatan demi kesehatan jangka panjang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.