Akurat

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Menelan Permen Karet

| 12 Juli 2022, 11:39 WIB
Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Menelan Permen Karet

AKURAT.CO  Permen karet disukai karena berbagai alasan. Permen ini juga sebagai perbaikan cepat untuk bau mulut, membuat camilan lezat dan bahkan dapat digunakan sebagai pengganti nikotin untuk membantu berhenti merokok.

Konon, permen karet bisa bertahan di tubuh jika tertelan. Benarkah? Perut tidak dapat memecah camilan kenyal, karena sebagian besar terbuat dari bahan sintetis. Akibatnya, ia bergerak melalui saluran pencernaan secara utuh sampai dikeluarkan melalui tinja, menurut Cleveland Clinic

“Jika menelan permen karet, itu akan keluar sekitar 40 jam kemudian di tinja karena tidak bisa dicerna, langsung keluar utuh,” ujar Beth Czerwony RD, dikutip AKURAT.CO, Selasa (12/7/2022). 

Hal ini kemungkinan tergantung pada berbagai faktor, seperti seberapa banyak permen karet yang ditelan dan kondisi cepat sistem pencernaan bergerak.

Menelan permen karet sesekali umumnya tidak berbahaya. Namun hal tersebut sebaiknya tidak menjadi kebiasaan karena bisa menyumbat saluran pencernaan. Selain itu, selalu hindari menelan permen karet dalam jumlah besar. 

"Menelan permen karet sesekali biasanya tidak berbahaya. Dalam kasus yang jarang terjadi, menelan terlalu banyak permen karet terutama dalam waktu singkat, dapat menyebabkan penyumbatan saluran pencernaan," kata Odelia Lewis, MD , seorang dokter keluarga bersertifikat di Brooklyn, New York. 

Adapun penyumbatan saluran pencernaan menyebabkan gejala seperti:

  • Sakit perut dan kram
  • Kehilangan selera makan
  • Sembelit
  • Muntah
  • Ketidakmampuan untuk buang air besar atau buang gas
  • Pembengkakan perut

"Jika tidak diobati, itu juga dapat menyebabkan kerusakan permanen atau infeksi pada saluran pencernaan," tegasnya. 

Dan itu bukan satu-satunya komplikasi yang perlu dipertimbangkan. Ada kekhawatiran gusi masuk ke trakea dan berisiko mengalami penyumbatan paru-paru atau usus .

"Meskipun jarang, jika permen karet masuk ke trakea, itu bisa masuk ke paru-paru," kata Candace Griffith, MD, seorang dokter penyakit dalam bersertifikat.

Penting juga untuk menghindari memberikan permen karet terutama dalam porsi besar kepada anak kecil. Pastikan untuk memantau anak saat mengunyah permen karet karena mereka memiliki risiko tersedak yang lebih tinggi.

"Mereka dapat dengan polos mencoba menelan dan akhirnya tersedak. Karena refleks tersedak mereka tidak berkembang seperti orang dewasa, ini berpotensi berbahaya," tegas  Dr. Griffith.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.