Tips Mengatasi Defisit vitamin D Menurut dr Zaidul Akbar

AKURAT.CO Vitamin D adalah vitamin yang sangat penting yang memiliki banyak fungsi penting di seluruh tubuh. Salah satunya adalah untuk tulang yang kuat. Vitamin D akan membantu tubuh menggunakan kalsium dari makanan. Vitamin D juga memiliki peran dalam sistem saraf, otot, dan kekebalan tubuh.
Secara tradisional, kekurangan atau defisit vitamin D telah dikaitkan dengan rakhitis, penyakit di mana jaringan tulang tidak termineralisasi dengan baik, sehingga menyebabkan tulang lunak dan kelainan bentuk tulang. Kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang, yang dapat menyebabkan osteoporosis dan patah tulang.
Sementara, pada orang dewasa, kekurangan vitamin D yang parah menyebabkan osteomalacia. Osteomalacia menyebabkan tulang lemah, nyeri tulang, dan kelemahan otot.
Pada dasarnya, kekurangan vitamin D sangat umum terjadi. Diperkirakan sekitar satu miliar orang di seluruh dunia memiliki kadar vitamin yang rendah dalam darahnya. Meski begitu, kondisi ini tidak boleh diabaikan karena memengaruhi kesehatan.
Mendapatkan sinar matahari alami adalah cara yang paling disarankan untuk seseorang yang defisit vitamin D. Tubuh membentuk vitamin D secara alami setelah terpapar sinar matahari. Namun, terlalu banyak terpapar sinar matahari dikhawatirkan dapat menyebabkan penuaan kulit dan kanker kulit. Apalagi, ada ketentuan yang ketat bila ingin berjemur.
Oleh sebab itu, kamu pun dapat membantu mengatasi defisit vitamin D melalui makanan. Dalam kanal YouTubenya, dr. Zaidul Akbar Official memberikan beberapa kiat bagi penderita defisit vitamin D. Menurut dr. Zaidul Akbar, kamu sebaiknya memperbanyak makanan yang baik untuk pencernaan terlebih dahulu.
"Konsep atau konteksnya adalah benerin perut saja dulu. Kalau defisiensi seperti ini yang saya pahami berarti ada ketidakseimbangan organ-organ yang ada dalam perut kita," kata dr. Zaidul Akbar, dikutip AKURAT.CO dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Minggu (12/12/2021).
"Mulai memperbanyak makanan-makanan buat pencernaan, seperti rumput laut, talbinah, rempah-rempah dan segala macam," ujarnya.
Sementara untuk berjemur, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mengoleskan minyak zaitun ke badan sebelum berjemur.
"Termasuk juga zaitun. Sebelum berjemur, dibaluri dengan minyak zaitun badannya. Zaitun itu minyak yang sangat tinggi kalsium," ujarnya.
Sementara, untuk mendapatkan asupan vitamin D dari makanan, kamu bisa mencoba mengonsumsi madu, dan probiotik-probiotik yang aman.
"Selain itu, banyak juga jenis-jenis vitamin D, asupan-asupan vitamin D yang ada, seperti kunyit, temulawak dan wortel," tukas dr. Zaidul Akbar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





