Akurat Logo

Obesitas Pada Anak Bukan Karena Makan Junk Food Terlalu Berlebihan

Khaerul S | 1 November 2019, 17:52 WIB
Obesitas Pada Anak Bukan Karena Makan Junk Food Terlalu Berlebihan

AKURAT.CO, Angka pertumbuhan obesitas pada anak kian hari meningkat. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Ameria Serikat, persentase anak-anak dan remaja yang terkena obesitas meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak 1970-an.

Ini adalah hal yang harus diperhatikan serius agar tidak berlanjut dan mempengaruhi seluruh generasi masa depan. Sebuah penelitian, obesitas pada masa anak-anak mengalami peningkatan 2,3 persen setiap tahun pada anak-anak usia sekolah. Angka ini sangat tinggi dan menunjukkan prospek yang mengkhawatirkan bagi kesehatan generasi berikutnya.

Tetapi, banyak yang beranggapan obesitas terjadi ketika anak banyak makan junk food. Tapi, sebuah peneliti baru mengatakan bahwa kondisi ini mungkin karena alasan lain.

Faktanya, banyak faktor yang dapat menyebabkan obesitas antara lain, kurang olahraga dan kebiasaan makan yang tidak sehat adalah alasan utamanya. Tetapi gen juga bisa berpengaruh. Dalam beberapa kasus, obesitas terjadi karena mungkin hasil dari kondisi medis yang mendasarinya seperti ketidakseimbangan hormon.

Anak-anak yang mengalami obesitas berisiko mengalami masalah kesehatan serius di kemudian hari. Kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi pada anak, penyakit jantung, diabetes, masalah ortopedi, dan juga gangguan kulit.

Lantas, bagaimana untuk mencegah obesitas pada anak?

Dilansir dari The Health Site, Jumat,(1/11), jika anak sudah mempunyai tanda kegemukan, segera lakukan diet sehat dan bergizi. Ajari ia pentingnya makan makanan sehat, dan ajak olahraga sejak dini. Misalnya, ajak ke taman, dorong ia untuk bermain bersama anak lainnya.

Kemudian, orangtua harus mulai ketat dan batasi anak bermain dengan gawai ataupun menonton televisi di sofa ataupun tempat tidur. Ini dapat membuatnya malas untuk bergerak. Maka, ajaklah ia beraktivitas menarik dan menyenangkan agar ia aktif bergerak. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A