Konsumsi Makanan Organik Lebih Menyehatkan, Benar atau Hoax?

AKURAT.CO, Pasti Anda familiar dengan istilah bahan makanan organik. Adalah teknik dari petani dan peternak memproses sayur, buah, biji-bijian, dan daging yang diolah tidak dengan menggunakan bahan-bahan sintetis dan pestisida. Makanan organik selalu disebut-sebut lebih menyehatkan. Namun apakah hal tersebut benar adanya?
"Makanan organik kan berarti bebas pestisida, bebas antibiotik, bebas juga dari hormon-hormon yang katanya suka ditambahin. Kalau dilihat dari nutrisinya, komposisi nutrisinya hampir sama dengan yang nonorganik," kata dr. Juwalita Surapsari, M. Gizi, SpGK, kepada AkuratHealth, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Menurutnya, memang bahan pangan organik tidak mengandung pestisida. Namun, dari penelitiannya, orang yang makan makanan organik ataupun non1organik tidak memiliki perbedaan. Sama saja.
"Jadi gak bisa dibilang ketika seseorang makanan yang terkontaminasi pestisida, tidak ada hasil buruk atau apa, jawabanya tidak ada perbedaan. Tetapi makanan organik tetap pasti lebuh unggul, karena tidak ada pestisida, dan lainnya itu. Untuk anak yang alergi, memang dianjurkan yang organik. Tapi jangan sampai karena organik itu mahal, jadi membatasi untuk memberikan makanan yang bervariasi pada anak," jelasnya.
Jadi, memberikan makanan organik pada bayi memang dapat mengurangi risiko anak Anda terpapar pestisida yang umumnya terdapat dalam bahan makanan dalam buah dan sayuran konvensional.
Hal ini dikarenakan bayi lebih berisiko mengalami gangguan akibat paparan pestisida, dibanding orang dewasa. Meski demikian, sebenarnya kadar pestisida dalam bahan makanan nonorganik umumnya tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




