Wajib Tahu! Bocoran Developer Black Myth: Zhong Kui Bikin Fans Tak Sabar

AKURAT.CO Para penggemar seri Black Myth tengah antusias menyambut pengumuman Game Science, pengembang di balik kesuksesan Black Myth: Wukong yang secara tak terduga mengungkapkan sekuelnya, Black Myth: Zhong Kui, di Gamescom Opening Night Live 2025.
Pengumuman ini telah memicu kegembiraan besar di kalangan komunitas gaming, terutama bagi mereka yang menggemari permainan berlatar mitologi Tiongkok.
Sehubungan dengan itu, simak informasi terbary terkait pengumuman dan bocoran developer Black Myth: Zhong Kui.
Pengumuman dan Konfirmasi Game
Black Myth: Zhong Kui diumumkan secara resmi pada Gamescom Opening Night Live 2025 di Cologne, Jerman.
Pembawa acara Gamescom Opening Night Live, Geoff Keighley, menyebut Zhong Kui sebagai "dewa penangkap hantu yang mengembara antara neraka dan bumi".
Game ini akan menjadi action role-playing game (ARPG) pemain tunggal yang akan tetap mempertahankan elemen gameplay soulslike dan narasi yang kuat, dengan koneksi mendalam ke mitologi Tiongkok, serupa dengan pendahulunya, Black Myth: Wukong.
Meskipun detail spesifik tentang gameplay belum diungkapkan, Game Science telah merilis trailer sinematik yang memberikan gambaran awal tentang nuansa dan visual yang memukau.
Trailer tersebut menunjukkan dua pengembara yang berdiskusi tentang cara melarikan diri dari kehidupan sulit ketika sebuah karavan makhluk mitos lewat.
Dua makhluk besar terlihat membawa pedang bersarung yang sangat besar, sementara Zhong Kui yang perkasa menunggangi harimau raksasa.
Inspirasi Mitologi dan Karakter Utama
Black Myth: Zhong Kui mengambil inspirasi utama dari sosok mitologi Tiongkok yang terkenal, Zhong Kui.
Dalam mitologi Tiongkok, Zhong Kui adalah dewa yang mengembara antara neraka dan Bumi untuk menangkap hantu.
Ia dikenal sebagai penakluk hantu dan roh jahat, serta dihormati sebagai roh penjaga yang melindungi tempat-tempat berharga.
Zhong Kui sering digambarkan sebagai sosok tinggi dengan janggut hitam lebat, mata melotot, dan ekspresi marah.
Folklore tentang Zhong Kui ini memicu spekulasi di kalangan penggemar mengenai kemampuan baru yang dapat membedakan sekuel ini dari pendahulunya, seperti kemampuan Zhong Kui untuk mengendalikan berbagai iblis.
Status Pengembangan dan Tanggal Rilis
Saat ini, Black Myth: Zhong Kui masih dalam tahap pengembangan awal, dan belum ada tanggal rilis resmi yang diumumkan.
Game Science menyatakan bahwa pada tahap ini, proyek tersebut tidak lebih dari folder kosong dan bahkan belum selesai dengan garis besarnya.
Studio ini juga menjelaskan bahwa mereka merilis teaser CG (grafis komputer) untuk menginformasikan bahwa proyek baru telah dimulai, karena belum ada cuplikan gameplay yang bisa dibagikan.
Game Science memiliki tradisi merilis konten baru atau teaser untuk seri Black Myth setiap tanggal 20 Agustus.
Pengumuman di Gamescom pada 19 Agustus di Cologne, Jerman, bertepatan dengan 20 Agustus di Tiongkok, sesuai dengan tradisi studio.
Platform dan Jangkauan Global
Black Myth: Zhong Kui direncanakan akan dirilis di PC dan semua platform konsol utama.
Meskipun Black Myth: Wukong dirilis di PlayStation 5 setahun sebelum di Xbox Series X, belum ada konfirmasi apakah Zhong Kui akan memiliki jadwal rilis yang serentak di semua platform.
Pengumuman ini telah menciptakan gelombang antusiasme global, dengan tagar "Black Myth" menjadi trending topic di platform media sosial Tiongkok seperti Weibo, dan menarik hampir 18 juta tayangan bersamaan.
Para gamer internasional juga menunjukkan reaksi histeris terhadap pengumuman tersebut.
Namun, ada pandangan bahwa mitologi Zhong Kui mungkin lebih sulit dicerna oleh pemain non-Tiongkok dibandingkan dengan Journey to the West, epos klasik Tiongkok yang lebih dikenal secara internasional dan menjadi inspirasi Black Myth: Wukong.
Meskipun demikian, Game Science menyatakan bahwa mereka masih menjelajahi dan bereksperimen dengan perbedaan konkret antara Wukong dan Zhong Kui, dan meminta penggemar untuk bersabar sementara mereka berupaya menciptakan sesuatu yang mengesankan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







