9.100 Karyawan Kena PHK, Microsoft Guncang Industri Game Dunia

AKURAT.CO Microsoft kembali mengguncang industri teknologi dan hiburan interaktif.
Sekitar 9.100 karyawan, setara 4 persen dari total tenaga kerjanya, resmi diberhentikan sebagai bagian dari gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menimpa divisi gaming.
Studio-studio besar di bawah Microsoft Gaming seperti Xbox, ZeniMax, Turn 10 Studios, dan King terkena dampak paling besar.
Langkah ini menjadi sinyal transformasi arah bisnis Microsoft yang kini fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan penguatan layanan berlangganan Game Pass.
Berdasarkan laporan The Verge, PHK ini menyasar beberapa studio kunci:
-
King, pengembang Candy Crush, memangkas sekitar 10 persen karyawannya (±200 orang).
-
Raven Software (pengembang Call of Duty) dan beberapa tim dari Bethesda/ZeniMax ikut terdampak.
-
Turn 10 Studios (Forza Motorsport) dan Undead Labs (State of Decay) mengalami pengurangan signifikan.
-
The Initiative, studio yang sempat menggarap Perfect Dark, terpaksa membatalkan proyek tersebut.
-
Rare, studio legendaris pengembang Sea of Thieves, menghentikan pengembangan Everwild, salah satu game eksklusif yang sempat diandalkan Xbox.
Baca Juga: Max Verstappen Siap Tinggalkan Red Bull, Mercedes Jadi Pelabuhan Baru di 2026?
Kepala divisi gaming Microsoft, Phil Spencer, menyatakan bahwa restrukturisasi ini adalah langkah strategis untuk menjaga fokus dan daya saing. Beberapa alasan utama di balik keputusan tersebut:
-
Fokus pada Teknologi Masa Depan: Microsoft mengarahkan investasi ke sektor dengan pertumbuhan tinggi seperti AI dan cloud gaming.
-
Efisiensi Organisasi: PHK dilakukan demi menciptakan struktur yang lebih ramping dan responsif.
-
Prioritaskan Game Pass: Strategi jangka panjang Microsoft adalah menjadikan Game Pass sebagai tulang punggung ekosistem Xbox.
Microsoft berjanji akan memberikan paket pesangon, perpanjangan asuransi kesehatan, pendampingan karier, pelatihan ulang, hingga peluang relokasi internal bagi karyawan terdampak.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk meminimalkan dampak sosial dari keputusan ini.
Ini adalah gelombang PHK keempat di divisi Xbox dalam 18 bulan terakhir—sebuah tren yang mencerminkan tekanan di industri game global. Dampaknya antara lain:
-
Pengurangan Game Eksklusif: Pembatalan Perfect Dark dan Everwild bisa menurunkan daya saing Xbox terhadap PlayStation dan Nintendo.
-
Pergeseran Bisnis: Microsoft kian menekankan layanan berbasis langganan, mengubah orientasi dari model ritel ke cloud-first.
-
Integrasi AI: Teknologi AI akan memainkan peran sentral, baik dalam pengembangan game, narasi, hingga personalisasi pengalaman gamer.
Baca Juga: Sekolah CT Arsa Jadi Model Sekolah Rakyat Gagasan Presiden Prabowo
Meski tidak langsung terasa, gamer Indonesia akan merasakan dampaknya dalam bentuk:
-
Perubahan model distribusi: Game Pass dan cloud gaming akan menjadi kanal utama.
-
Potensi akses lebih murah ke ribuan game digital.
-
Risiko berkurangnya game eksklusif dan kreativitas studio akibat restrukturisasi.
PHK massal ini bukan sekadar efisiensi. Ia adalah bagian dari transisi Microsoft menuju model industri game yang lebih digital, lebih terotomatisasi, dan lebih berpusat pada layanan.
Bagi industri, ini momentum refleksi.
Bagi gamer, ini babak baru dalam sejarah game. Dan bagi Microsoft, ini pertaruhan besar untuk mempertahankan dominasinya di era cloud dan AI.
Laporan: Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










