7 Cara Aman Mengenalkan Gadget pada Anak di Era Digital

AKURAT.CO Di era digital seperti sekarang, gadget sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, anak-anak pun mulai akrab dengan layar sejak usia dini.
Meski begitu, memperkenalkan gadget pada anak bukan berarti membiarkan mereka bebas menggunakannya tanpa batas.
Diperlukan cara yang aman, bijak, dan proporsional agar teknologi benar-benar mendukung tumbuh kembang anak, bukan sebaliknya.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan orang tua untuk mengenalkan gadget secara sehat dan bermanfaat:
1. Batasi Waktu Penggunaan
Anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya belum diperkenalkan dengan gadget. Sementara anak usia 2–8 tahun cukup 1–2 jam per hari.
Gunakan pengatur waktu (timer) agar durasi penggunaan tetap terkontrol dan anak belajar disiplin terhadap batasan waktu.
2. Pilih Konten yang Edukatif
Pastikan konten yang ditonton atau dimainkan anak bersifat edukatif, interaktif, dan bebas kekerasan. Pilih aplikasi belajar, permainan logika, atau video edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.
Baca Juga: Begini Cara Dokter Menentukan Diagnosis Penyakit: Dari Wawancara hingga Tes Penunjang
3. Dampingi dan Awasi Anak
Orang tua perlu hadir dan terlibat saat anak menggunakan gadget. Dengan begitu, orang tua bisa mengawasi konten yang diakses dan membantu anak memahami informasi dengan benar.
Sekaligus, ini jadi momen untuk mengajarkan etika dan keamanan berinternet sejak dini.
4. Seimbangkan dengan Aktivitas Fisik
Jangan biarkan gadget menjadi satu-satunya hiburan. Ajak anak untuk bermain di luar rumah, berolahraga, atau bersosialisasi dengan teman sebaya. Aktivitas fisik dan interaksi sosial tetap penting untuk perkembangan motorik dan emosional mereka.
5. Jadi Teladan Digital yang Baik
Anak meniru perilaku orang tuanya. Maka, tunjukkan kebiasaan digital yang sehat, tidak bermain ponsel saat makan bersama, tidak terus-menerus menatap layar, dan tahu kapan harus beristirahat dari dunia digital.
6. Ciptakan Lingkungan yang Seimbang
Bangun suasana rumah yang mendorong anak untuk berinteraksi, membaca, dan berkreasi. Dengan begitu, gadget bukan menjadi pusat perhatian utama, melainkan hanya salah satu sarana belajar dan hiburan.
7. Ajarkan Keamanan Digital
Bekali anak dengan pemahaman dasar soal privasi dan keamanan daring. Ajarkan untuk tidak membagikan data pribadi, tidak berbicara dengan orang asing di internet, dan segera melapor bila menemukan konten yang tidak pantas.
Dengan penerapan yang tepat, gadget bisa menjadi alat belajar sekaligus hiburan positif bagi anak. Kuncinya ada pada keseimbangan, antara dunia digital, aktivitas fisik, dan interaksi sosial.
Orang tua yang bijak akan menjadikan teknologi sebagai sahabat tumbuh kembang anak, bukan ancaman bagi masa depannya.
Baca Juga: DEMA PTKIN Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan yang Belum Berpihak pada Rakyat
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









