Xiaomi 16 Series Dikabarkan Tinggalkan Merek Leica, Fokus ke Teknologi Kamera Sendiri

AKURAT.CO Xiaomi disebut akan mengakhiri kerja sama dengan Leica dalam pengembangan kamera smartphone. Hal ini bertujuan memangkas biaya dan fokus pada teknologi kamera buatan sendiri mulai seri Xiaomi 16.
Sejak tahun 2022, Xiaomi menjalin kemitraan dengan produsen kamera ternama asal Jerman, Leica. Teknologi pencitraan Leica juga hadir pada seri-seri flagship setelahnya, termasuk Xiaomi 15 Series.
Menurut bocoran Digital Chat Station di Weibo, Xiaomi kemungkinan akan melepas branding Leica mulai seri Xiaomi 16. Perubahan ini diprediksi berdampak pada seluruh lini Xiaomi 16 serta merek lain seperti Redmi dan Poco.
Digital Chat Station menyebut teknologi kamera internal Xiaomi akan menggantikan sistem Leica di ponsel flagship mendatang. Redmi K90 Pro dan Poco F8 Ultra diperkirakan menjadi model pertama yang mengusung teknologi ini.
Penggunaan teknologi internal dianggap lebih efisien karena menghindari biaya lisensi Leica sekitar USD 3 hingga USD 5 per perangkat. Teknologi ini juga diharapkan meningkatkan sensor kamera dan kemampuan fotografi komputasional.
Meski demikian, Xiaomi membantah kabar tersebut. Juru bicara Xiaomi menegaskan kerja sama dengan Leica masih berjalan dan keduanya tetap berkomitmen menghadirkan teknologi pencitraan inovatif, sebagaimana dikutip dari Gadgets360, Minggu (13/7/2025).
Jika rumor ini benar, seri Xiaomi 16 akan menjadi flagship pertama sejak 2022 tanpa nama Leica. Padahal, kolaborasi tersebut sebelumnya menjadi salah satu daya tarik utama lini flagship Xiaomi.
Perlu diketahui, Xiaomi bukan satu-satunya brand yang pernah mengakhiri kerja sama dengan Leica. Huawei lebih dulu menghentikannya pada 2022 dan menghadirkan teknologi kamera sendiri bernama XMAGE.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







