BRIN Kembangkan Sistem Deteksi Cepat Pemalsuan Susu

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sistem deteksi cepat pemalsuan susu untuk membantu melindungi konsumen dari produk yang tidak sesuai standar.
Teknologi ini dikembangkan sebagai upaya meningkatkan keamanan pangan sekaligus mendukung pengawasan kualitas produk susu yang beredar di masyarakat.
Dalam keterangan resmi BRIN disebutkan bahwa pemalsuan susu masih menjadi tantangan dalam industri pangan karena dapat merugikan konsumen dan menurunkan kualitas produk. Oleh karena itu, diperlukan metode pengujian yang cepat, akurat, dan mudah diterapkan.
Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan pendekatan teknologi analitik yang mampu mengidentifikasi karakteristik susu secara lebih efisien dibanding metode konvensional. Sistem yang dikembangkan ditujukan untuk membantu proses verifikasi keaslian produk dalam waktu yang lebih singkat.
Teknologi Dirancang untuk Deteksi Cepat
Sukarno, Peneliti Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN, menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan mampu membantu mendeteksi indikasi pemalsuan pada produk susu secara lebih cepat.
“Sistem ini dikembangkan untuk mendeteksi pemalsuan susu dengan cepat dan akurat sehingga dapat mendukung perlindungan konsumen.”
BRIN menjelaskan teknologi tersebut memanfaatkan analisis karakteristik sampel susu untuk membedakan produk asli dan produk yang mengalami pemalsuan. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengujian dibanding metode laboratorium yang membutuhkan waktu lebih panjang.
Menurut BRIN, keberadaan sistem deteksi cepat menjadi penting karena pemalsuan produk pangan dapat berdampak pada kualitas, keamanan, dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar di pasar.
Dukung Keamanan Pangan dan Perlindungan Konsumen
BRIN menilai pengembangan teknologi deteksi cepat dapat membantu pengawasan mutu pangan secara lebih efektif. Sistem ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh industri, laboratorium pengujian, maupun lembaga pengawas untuk memastikan kualitas produk susu.
"Metode yang cepat dan andal sangat diperlukan untuk memastikan keaslian produk susu serta meningkatkan keamanan pangan," lanjut Sukarno.
Ia menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemanfaatan teknologi untuk mendukung sistem keamanan pangan nasional dan perlindungan konsumen.
Pengembangan sistem deteksi cepat pemalsuan susu diharapkan dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk susu yang beredar serta mendukung pengawasan pangan yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




