Tidak Sekadar Gas, Ini Cara Kerja Nitrous Oxide dalam Pembuatan Whipping Cream

AKURAT.CO Nitrous oxide atau yang sering disebut sebagai "gas tertawa" (laughing gas), adalah senyawa kimia berbentuk gas yang tidak berwarna, berbau manis, dan tidak mudah terbakar.
Meskipun dikenal luas dalam dunia medis sebagai anestesi, nitrous oxide juga memiliki peran penting dalam industri kuliner, khususnya dalam pembuatan whipping cream.
Penggunaan gas ini dalam produksi whipping cream dianggap aman dalam industri pangan.
Cara Kerja Nitrous Oxide dalam Whipping Cream
Nitrous oxide digunakan dalam dispenser whipped cream karena kemampuannya untuk menciptakan busa yang stabil. Prosesnya melibatkan beberapa langkah utama:
1. Penekanan (Pressurization): Nitrous oxide disimpan dalam tabung kecil bertekanan. Ketika tabung ini dimasukkan ke dalam dispenser whipped cream, gas dilepaskan ke dalam campuran krim dan gula.
2. Pelarutan (Dissolution): Di bawah tekanan, nitrous oxide larut ke dalam molekul lemak krim. Proses ini membantu memecah lemak dan memasukkan udara ke dalam krim, menciptakan busa yang stabil dan airy. Gas ini bertindak sebagai agen pembentuk busa yang larut di bawah tekanan tinggi.
3. Dispensing: Saat dispenser diaktifkan, tekanan memaksa whipped cream keluar dari nosel. Nitrous oxide mengembang dengan cepat saat keluar, menghasilkan tekstur ringan dan lembut yang diasosiasikan dengan whipped cream.
Metode ini tidak hanya menghasilkan tekstur yang diinginkan tetapi juga membantu menjaga whipped cream tetap segar lebih lama dan mencegah pertumbuhan bakteri.
Mengapa Nitrous Oxide Dipilih untuk Whipping Cream?
Nitrous oxide menjadi pilihan utama dalam pembuatan whipped cream karena beberapa alasan penting.
1. Agen Pengocok Efektif: Nitrous oxide sangat efektif dalam menciptakan dan mempertahankan tekstur airy pada whipped cream.
Kemampuannya untuk larut dalam krim dan mengembang dengan cepat saat dikeluarkan memastikan hasil yang konsisten dan fluffy.
Ini memungkinkan krim cair berubah menjadi busa ringan dan lembut dengan cepat tanpa perlu dikocok secara manual.
2. Preservasi: Gas ini membantu menstabilkan whipped cream, memperpanjang kesegarannya. Manfaat ini sangat signifikan dalam pengaturan profesional di mana whipped cream disiapkan dan disimpan dalam jumlah besar.
3. Konsistensi: Penggunaan nitrous oxide menghasilkan konsistensi yang seragam, yang penting untuk presentasi kuliner maupun penggunaan komersial.
4. Peningkatan Volume: N₂O tambahan meningkatkan aerasi, memungkinkan volume krim cair yang sama untuk mengembang lebih jauh, menghasilkan porsi whipped cream yang lebih besar.
Bahkan, penggunaan kadar gas yang sedikit lebih tinggi dapat meningkatkan hasil porsi krim hingga 20% atau lebih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




