Akurat Logo

Mengenal Natto dari Jepang yang Dicicipi Tasya Farasya

Iqbal Rizkyka | 12 Juli 2022, 18:45 WIB
Mengenal Natto dari Jepang yang Dicicipi Tasya Farasya

AKURAT.CO  Makanan pendamping natto asal Jepang tengah booming di media sosial. Bahkan bideo natto tak jarang jadi for you page alias fyp di TikTok. 

Beauty enthusiast seperti Tasya Farasya pun jadi penasaran. Dia mencoba membeli cemilan yang katanya punya rasa tak enak dan berbau menyengat. 

"Gara-gara fyp aku isinya semua orang nyobain natto, ada yang kayak sampai uweeekk, atau ada yang hmm enak banget, gak ada yang kayak oh yaudah natto biasa aja gitu kan. Aku jadi penasaran aku tim yang uwek atau yang hmm enak banget," kata Tasya di video yang diunggah di Instagram, dikutip pada Selasa (12/7/2022).

Seperti diketahui, natto baru-baru ini ramai dibicarakan dan viral, karena tagar #nattochallange di TikTok

Tantangan tersebut telah disaksikan oleh lebih dari 100 juta viewers TikTok, tidak sedikit pula konten kreator dari Indonesia yang mengikutinya, sehingga membuat lebih banyak lagi orang penasaran untuk mencoba makanan satu ini.

Dilansir dari laman Japan Living Today, natto adalah makanan berbahan dasar kedelai fermentasi dengan bau yang sangat menyengat, lengkap dengan tekstur lengket, dan berlendir. 

Karakteristik inilah yang membuat timbulnya #naattochallange, karena tidak semua orang suka dengan bau dan cita rasa natto itu sendiri. 

Diketahui, natto tercipta karena ketidaksengajaan. Tepatnya pada tahun 1500-an lalu, saat perang hebat di masa Uesugi Kenshin, kedelai disimpan sebagai bahan makanan. 

Namun, saat perang usai mereka baru sadar adanya kedelai tersebut dan sudah membusuk. Tetapi karena tidak ada makanan lain, para tentara pun tetap memakannya, dan sampai sekarang natto masih banyak dikonsumsi penduduk Jepang.

Natto biasa disajikan lengkap dengan nasi putih dan potongan daun bawang, tetapi tidak sedikit pula yang menyantapnya dengan telur mentah dan mustard. 

Makanan ini sebenarnya bisa dikombinasikan dengan apa pun, bahkan untuk sup atau sushi.

Natto biasa dijual dengan kemasan styrofoam dengan lapisan plastik, supaya natto tidak menempel pada bagian penutup. 

Natto biasanya dilengkapi dengan saus mustard yang digunakan sebagai campuran. Supaya hasilnya lezat, direkomendasikan untuk mengaduk natto dengan saus atau mustrad sebanyak 50 kali dan memakannya dengan sumpit.

Penduduk Jepang kerap memilih natto sebagai menu sarapan, hal in tidak terlepas dari keinginan mereka untuk diet dan menjaga kesehatan. 

Sebab, roses fermentasi kedelai pada natto menghasilkan bakteri Bacillus subtilis yang baik untuk kinerja usus.

Mereka akan melindungi usus dan mikroorganisme jahat, memperbaiki pencernaan, dan masih banyak lagi, sehingga tidak sedikit dari masyarakat jepang yang memiliki stok natto di rumah.

Oleh karena itu, masyarakat jepang menganggap bahwa natto merupakan makanan jepang yang sehat.

Tidak hanya di Jepang, natto juga dikenal di Amerika. Banyak penduduk New York yang menganggapnya makanan sehat dan kerap menarik mereka pecinta makanan organik.

Natto bahkan telah dikembangkan dalam beragam rasa untuk menambah kenikmatan pada makanan satu ini. 

Jadi, apakah kamu tertarik mencoba natto seperti Tasya Farasya?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.