Tanpa MSG dan Bahan Sintetis, Burger King Perkenalkan King’s Chicken

AKURAT.CO Burger King memperkenalkan menu King’s Chicken, dengan rasa yang lebih renyah, gurih dan pedas. Sebagai bentuk komitmennya untuk menyediakan menu dengan bahan-bahan bersih, pilihan menu King’s Chicken ini hadir tanpa MSG dan bahan sintetis.
Meski Burger King terkenal dengan menu Whopper-nya, yang mana merupakan burger terbesar dengan 100 persen daging sapi Australia, namun Burger King juga menghadirkan menu King’s Chicken.
Di Indonesia sendiri, terdapat istilah “Kalau Belum Makan Nasi, Belum Makan”, sehingga pada 2017, Burger King Indonesia mengenalkan menu ayam goreng dan nasi sebagai salah satu pilihan menu, dan kini telah melakukan pembaruan terhadap resep menu tersebut untuk semakin meningkatkan kepuasan konsumen,
“Di Burger King konsumen adalah raja. Kami senantiasa mendengarkan masukan dan preferensi rasa dari para pelanggan. Oleh karena itu kami melakukan pengembangan resep untuk menyempurnakan pilihan menu ayam di Burger King. Kali ini kami sangat yakin bahwa King’s Chicken dapat cocok dan memenuhi selera konsumen kami di Indonesia yang tentunya kami lengkapi dengan bahan terbaik," ujar Eu Gene, CMO Burger King Indonesia dalam rilis yang diterima AKURAT.CO.
Burger King memahami ayam adalah salah satu bahan pokok di berbagai pilihan makanan di Indonesia. Konsumsi ayam di Indonesia sendiri terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada 2020, konsumsi per kapita untuk ayam sendiri mencapai 12.79kg. Dan sekarang telah tersedia banyak pilihan menu berbahan ayam, salah satunya ayam goreng. Ayam goreng yang gurih dan juicy merupakan menu yang disukai di berbagai negara dan budaya.
Lebih lanjut, Burger King mengambil langkah besar dalam mengembangkan menu berbasis ayam dengan beragam pilihan yang dapat dinikmati oleh konsumen. Burger King berharap agar King’s Chicken dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Indonesia, oleh karena itu menu ini tersedia mulai dari harga Rp25 Ribu, yang sudah termasuk 1 potong ayam goreng, nasi dan Jasmine Tea.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara




