Akurat

Kuliner Legendaris, Tongseng Pak To Sudah Ada Sejak 1984

Khaerul S | 4 Februari 2019, 16:25 WIB
Kuliner Legendaris, Tongseng Pak To Sudah Ada Sejak 1984

AKURAT.CO, Berdiri sejak tahun 1984, salah satu sajian kuliner ini disebut-sebut sebagai tongseng legendaris di daerah Jakarta. Namanya, Tongseng Pak To. Singkat cerita, sebelum menikah, Pak To ini memang sudah berjualan tongseng. Dan hingga saat ini, ia bersama istrinya berjualan tongseng di Jln. Menteng Wadas Timur, atau biasa disebut kawasan Pasar Rumput.

Kata istri Pak To, sebelumnya mereka menjual di daerah Slipi, Jakarta Barat.

"Kalau yang biasa orang tahunya kami berdiri tahun 1988. Itu padahal tahun pernikahan kita. Yang benar, Pak To ini dari bujangan sudah jualan tongseng. Sebelumnya memang di Slipi, pas anak-anak sekolah saja jadinya di Pasar Rumput," katanya kepada AkuratKuliner di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin, (4/2).

Tongseng Pak To Berdiri Sejak Tahun 1984 di Pasar Rumput. AKURAT.CO/Chodijah Febriyani

Kini, kedai tongseng Pak To sudah terkenal dan termasuk dalam salah satu makanan legendaris. Pak To berasal dari Klego, Boyolali, Solo. Dan ternyata di daerah tersebut, ada suatu desa yang dikhususkan menjadi tempat tinggal pedagang tongseng dan sate. Namanya Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Boyolali.

"Kami punya semacam paguyuban. Di desa itu memang tempat tinggalnya. Sampai ada semacam patung di depan desa kami. Semacam patung pakai pikulan yang biasa digunakan untuk jualan makanan keliling. Dulu pakai itu, sekarang pakai gerobak," ucapnya.

Dari zaman dulu, tongseng Pak To ini menggunakan anglo sebagai alat dan arang serta kipas untuk memasak tongseng dan satenya.

"Ini namanya anglo, kalau orang Solo sebutnya begitu. Ini asalnya dari Solo asli. Jadi, setahun sekali kita ganti anglonya. Tiap tahun ke Solo beli anglo baru. Semuanya kita ganti setiap tahun," ujarnya.

Di sini, kamu bisa cicip aneka jenis tongseng. Ada tongseng daging sapi dan kambing seharga Rp20 ribu dan untuk daging ayam harganya Rp18 ribu. Sementara sate ayam seharga Rp20 ribu, dan sate kambing dan sapi harganya Rp35 ribu.

Tongseng Pak To Berdiri Sejak Tahun 1984 di Pasar Rumput. AKURAT.CO/Chodijah Febriyani

Tongseng Pak To ini sudah berdiri 35 tahun lamanya. Karena tiap hari warungnya dipenuhi pelanggan. Saat makan siang, kedai Pak To ramai. Jadi disarankan buat kamu yang mau cicip, datang lebih awal. Supaya tidak terlalu mengantre.

Kedai Tongseng Pak To buka setiap Senin hingga Minggu, dari pukul 08:00 hingga 19:00 WIB.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S