AKURAT.CO, Menikmati teh hijau atau green tea, tengah menjadi tren minuman yang digandrungi banyak orang. Serupa tapi tak sama, mungkin kata itu tepat untuk menggambarkan matcha dengan teh hijau.
Banyak yang menganggap nahwa matcha dengan teh hijau adalah sebuah minuman yang sama, hanya berbeda dalam penyebutan namanya saja. Jika ada yang beranggapan seperti itu, berarti selama ini kamu keliru.
Sebab, matcha dan teh hijau itu berbeda. Hal itu disampaikan Tsukuda, Japanese Tea Instructure, di kantor Sekretariat Asean, Sisingamaraja, Jakarta Selatan, Kamis, (13/12).
"Matcha dan teh hijau berbeda. Yang membedakan adalah matcha itu dibuat dari bubuk halus yang berasal dari penggilingan daun teh hijau Jepang premium," jelasnya.
Meskipun berbeda, baik matcha atau teh hijau, sama-sama dari tanaman yang sama yakni daun camelia sinensis.
"Kalau teh hijau itu daun tehnya dipetik kemudian dikukus sehingga warnanya menjadi hijau. Rasa dan aromanya pun berbeda. Kalau teh hijau ada aroma umaminya," tambahnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, bubuk matcha sendiri berwarna hijau, sedangkan teh hijau berwarna kekuning-kuningan.
"Jika diseduh juga akan nampak perbedaan warna yang cukup signifikan. Green tea akan tampak seperti teh pada umumnya, namun memiliki warna yang lebih bening," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel



