Diretas, Aplikasi Peringatan Serangan Udara Ukraina untuk Publik Kirimkan Peringatan Palsu

AKURAT.CO Angkatan Udara Ukraina menyatakan bahwa aplikasi peringatan serangan udara untuk masyarakat telah diretas, pada hari Minggu (1/11/2026).
Untuk sementara waktu, aplikasi tersebut menampilkan informasi bahwa Kyiv dan wilayah lainnya berada dalam status siaga nuklir dan kimia, serta menghadapi ancaman pertempuran di jalanan. Sebuah pesan keliru menyebutkan bahwa rudal hipersonik Oreshnik milik Rusia telah dikerahkan.
"Aplikasi peringatan serangan udara tampaknya telah mengalami intervensi dari pihak musuh," ungkap Angkatan Udara Ukraina melalui Telegram. "Tidak ada ancaman radiasi! Tetap tenang dan pantau terus informasi terbaru melalui saluran kami!"
Gangguan tersebut kemudian menghilang.
Kementerian Transformasi Digital Ukraina menyatakan bahwa aplikasi tersebut sempat tidak berfungsi, namun sarana peringatan publik lainnya—termasuk sirene serangan udara—tetap beroperasi sebagaimana mestinya.
Dalam peristiwa terpisah, kantor berita pemerintah Rusia, TASS, melaporkan pada Senin pagi bahwa aplikasi seluler milik Kementerian Situasi Darurat Rusia telah menjadi sasaran serangan siber besar-besaran, yang mengakibatkan penyebaran informasi palsu kepada masyarakat.
Belum dapat dipastikan apakah kedua insiden tersebut saling berkaitan.
Sumber: Internazionale
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








