Akurat Logo

Rusia Masih Serang Fasilitas Energi Ukraina, Zelensky Pertanyakan Gencatan Senjata Trump

Fitra Iskandar | 12 Oktober 2026, 05:52 WIB
Rusia Masih Serang Fasilitas Energi Ukraina, Zelensky Pertanyakan Gencatan Senjata Trump
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky - VoE

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut Rusia masih melancarkan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penghentian segera serangan terhadap infrastruktur energi antara Moskow dan Kyiv. Serangan Rusia terhadap fasilitas energi Ukraina tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan gencatan senjata yang diumumkan Trump.

Zelensky mengatakan Ukraina siap menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia jika Moskow juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina. Namun, Kyiv mengaku belum menerima konfirmasi resmi sebelumnya mengenai persetujuan Rusia untuk menghentikan serangan, sehingga kejelasan kesepakatan gencatan senjata masih menjadi persoalan.

Pengumuman Trump mengenai penghentian serangan terhadap fasilitas energi Rusia dan Ukraina belum disertai penjelasan terperinci mengenai mekanisme pelaksanaan maupun durasi kesepakatan. Di tengah berlanjutnya laporan serangan, Ukraina menegaskan bahwa gencatan senjata harus berlaku secara timbal balik agar dapat menjadi langkah nyata untuk meredakan konflik Rusia-Ukraina.

Rusia Dilaporkan Masih Menyerang Infrastruktur Energi Ukraina

Laporan mengenai serangan terhadap fasilitas energi Ukraina muncul setelah Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah sepakat menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi masing-masing.

Situasi tersebut menimbulkan ketidakpastian mengenai apakah kesepakatan yang diumumkan Washington telah dipahami dan disepakati secara resmi oleh kedua pihak. Belum ada kejelasan mengenai prosedur verifikasi untuk memastikan serangan benar-benar dihentikan.

Infrastruktur energi Ukraina menjadi salah satu sektor yang terdampak dalam perang berkepanjangan dengan Rusia. Serangan terhadap fasilitas tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap sistem energi dan kebutuhan masyarakat Ukraina.

Zelensky Ajukan Gencatan Senjata Timbal Balik

Zelensky menyatakan Ukraina bersedia menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia dengan syarat Moskow menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina.

Pernyataan itu menegaskan posisi Kyiv bahwa penghentian serangan tidak boleh hanya berlaku bagi satu pihak. Ukraina juga menekankan pentingnya jaminan nyata agar kesepakatan tersebut dapat dijalankan.

Bagi Kyiv, komitmen Rusia untuk menghentikan serangan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah langkah deeskalasi dapat diterapkan. Tanpa kejelasan mengenai komitmen kedua pihak, pengumuman gencatan senjata berisiko tidak menghasilkan penghentian serangan di lapangan.

Peluang Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Masih Belum Jelas

Pengumuman Trump kini menghadapi tantangan dalam pelaksanaannya, terutama di tengah laporan serangan yang masih terjadi. Ketidakjelasan mengenai durasi kesepakatan, mekanisme pemantauan, dan prosedur untuk memastikan kepatuhan kedua pihak menjadi sejumlah persoalan yang belum terjawab.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.