Kapal Tanker Minyak Mentah Diserang, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Meningkat

AKURAT.CO Sebuah kapal tanker minyak mentah dilaporkan menjadi sasaran serangan di wilayah perairan strategis yang berkaitan dengan Selat Hormuz. Otoritas maritim menerima laporan tertunda mengenai insiden tersebut yang menyebut kapal terkena proyektil di bagian sisi kiri atau port side.
United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) mengatakan laporan berasal dari sumber yang telah diverifikasi. Namun, otoritas belum mengungkap identitas kapal yang diserang maupun jenis proyektil yang menghantam kapal.
“Sebagai sumber terverifikasi melaporkan, sebuah kapal tanker minyak mentah terkena proyektil tak dikenal di sisi port,” demikian keterangan UKMTO.
Belum diketahui apakah terdapat korban dalam insiden tersebut. Informasi mengenai tingkat kerusakan kapal dan asal proyektil juga masih belum tersedia.
Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tanker minyak mentah itu.
Ketegangan AS dan Iran di Selat Hormuz
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait keamanan serta kebebasan pelayaran di kawasan Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia karena menjadi rute penting bagi pengiriman energi global. Gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi minyak mentah dan keamanan perdagangan maritim.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan aksi militer terhadap Iran pada Februari. Iran kemudian melakukan serangan balasan sebelum gencatan senjata tercapai pada April.
Washington dan Teheran sebelumnya juga menandatangani nota kesepahaman pada Juni mengenai kebebasan navigasi. Namun, pelaksanaannya dilaporkan terhenti akibat perbedaan terkait masalah keamanan.
Dengan belum terungkapnya identitas kapal, asal proyektil, serta pihak yang bertanggung jawab, otoritas masih melakukan penyelidikan terhadap serangan tersebut.
Sumber: Yenisafak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






