Trump Sebut Jepang dan Korea Selatan Akan Borong Minyak Alaska dan Bangun Pipa
AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara lain akan datang ke Alaska untuk mengambil pasokan energi serta terlibat dalam pembangunan jaringan pipa. Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menegaskan dukungannya terhadap Alaska menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada November.
Trump menyampaikan pernyataan itu dalam sesi tanya jawab dengan wartawan di Gedung Putih. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung Senator Dan Sullivan dari Partai Republik yang akan menghadapi pemilihan kembali.
“Saya benar-benar tahu tidak ada yang lebih banyak membantu Alaska daripada Donald Trump. Kami telah menginvestasikan miliaran dan miliaran dolar serta menciptakan nilai triliunan dolar,” kata Trump.
Trump kemudian menyinggung keterlibatan Jepang dan Korea Selatan dalam pengembangan sektor energi Alaska.
“Ada Jepang. Ada Korea Selatan. Ada semua negara ini yang sekarang pergi ke Alaska untuk mengambil bahan bakar, mengambil minyak, membangun jaringan pipa, dan segala hal lainnya. Dan Sullivan telah melakukan pekerjaan yang hebat,” ujarnya.
Trump juga menyatakan rencananya untuk mengunjungi Alaska guna memberikan dukungan kepada para kandidat Partai Republik dalam pemilu mendatang.
AS Dorong Jepang dan Korea Selatan Terlibat Proyek LNG Alaska
Pernyataan Trump tersebut sejalan dengan upaya pemerintahannya untuk mendorong kerja sama Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara lain dalam proyek liquefied natural gas (LNG) Alaska.
Proyek tersebut dirancang untuk membangun jaringan pipa sepanjang sekitar 1.287 kilometer yang menghubungkan kawasan North Slope dengan Alaska bagian selatan.
North Slope dikenal memiliki cadangan gas alam terbukti dalam jumlah besar. Melalui proyek tersebut, gas alam dari wilayah utara Alaska akan dialirkan melalui pipa menuju fasilitas di bagian selatan untuk kemudian didinginkan hingga berubah menjadi bentuk cair.
Gas alam cair tersebut selanjutnya direncanakan dikirim melalui kapal ke negara-negara di Asia.
Proyek LNG Alaska menjadi bagian dari upaya Amerika Serikat untuk mengembangkan sumber daya energi negara bagian tersebut sekaligus memperluas pasokan energi ke pasar Asia.
Pernyataan Trump juga menunjukkan bagaimana proyek energi Alaska ditempatkan dalam agenda ekonomi dan politik pemerintahannya, terutama menjelang pemilu paruh waktu pada November.
Sumber: Koreaherald
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








