Wanita Bersenjata Pisau Ditembak Polisi di Times Square New York, Dua Orang Tewas

AKURAT.CO Seorang wanita bersenjata dua pisau ditembak polisi setelah diduga menyerang warga di kawasan Times Square, New York, dalam insiden yang menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya. Otoritas memastikan penyelidikan masih berlangsung dan tidak menemukan indikasi serangan teror.
Komisaris Kepolisian New York (NYPD) Jessica Tisch mengatakan petugas telah berulang kali membujuk pelaku untuk menjatuhkan senjatanya selama beberapa menit sebelum menggunakan Taser.
“Saya tidak akan menjatuhkan apa pun. Saya lebih baik membunuh kalian berdua,” kata pelaku kepada petugas, menurut Tisch.
Taser Gagal Lumpuhkan Pelaku
Rekaman kamera tubuh polisi memperlihatkan Taser gagal melumpuhkan wanita tersebut. Ia kemudian berjalan cepat ke arah dua petugas sambil mengayunkan kedua pisaunya.
Dalam situasi yang dinilai mengancam keselamatan, dua petugas melepaskan tembakan hingga pelaku tersungkur. Video yang direkam saksi mata menunjukkan polisi langsung memborgol pelaku, membalikkan tubuhnya, dan memberikan pertolongan pertama sebelum tim medis tiba.
Tisch menyebut insiden itu sebagai salah satu situasi paling berbahaya yang terjadi di jantung Manhattan.
“Ini adalah situasi yang sangat berbahaya yang terjadi di pusat Times Square, persimpangan dunia,” ujarnya.
Pelaku Punya Riwayat Gangguan Kesehatan Mental
Menurut NYPD, wanita tersebut memiliki riwayat gangguan kesehatan mental yang pernah tercatat dalam interaksi dengan kepolisian pada 2018 dan 2019. Namun, ia tidak memiliki catatan penangkapan sebelumnya. Polisi belum mengungkap identitas maupun rincian lebih lanjut mengenai kondisi pelaku.
Sementara itu, identitas dua korban tewas masih dirahasiakan hingga seluruh keluarga mereka menerima pemberitahuan resmi.
Wali Kota New York Zohran Mamdani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami tahu kehidupan keluarga-keluarga itu hancur akibat tragedi hari ini, dan kami akan terus mendampingi mereka dalam hari-hari dan pekan-pekan mendatang,” katanya.
Times Square Ditutup Sementara
Pasca penembakan, NYPD menutup sebagian ruas 7th Avenue dan meminta masyarakat menjauhi lokasi kejadian. Garis polisi membentang di sekitar area saat puluhan aparat melakukan olah tempat kejadian perkara.
Meski kejahatan kekerasan di New York turun signifikan sepanjang tahun ini—dengan angka pembunuhan menurun sekitar 24 persen dan berpotensi menjadi yang terendah dalam beberapa dekade—insiden ini menjadi pembunuhan kedua di Times Square pada tahun yang sama. Sebelumnya, seorang pria tewas akibat penusukan di kawasan tersebut pada Mei lalu.
Sumber: AP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





