Akurat Logo

Jihad Islam Bantah Klaim Trump soal Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza

Lufaefi | 3 Agustus 2026, 09:10 WIB
Jihad Islam Bantah Klaim Trump soal Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza
Jihad Islam Palestina

AKURAT.CO Kelompok Jihad Islam Palestina membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut faksi-faksi Palestina telah menyepakati pelucutan senjata secara menyeluruh sebagai bagian dari kesepakatan terbaru di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat (31/7/2026), Juru Bicara Jihad Islam menegaskan bahwa informasi mengenai tercapainya kesepakatan antara kelompok-kelompok Palestina dan Israel tidak sepenuhnya benar. Organisasi tersebut menyatakan masih memiliki keberatan terhadap substansi perjanjian yang saat ini beredar.

"Apa yang diumumkan terkait kesepakatan antara faksi-faksi Palestina dan Israel tidak akurat, dan kami memiliki keberatan terhadap isi kesepakatan tersebut dalam bentuknya saat ini," demikian pernyataan Jihad Islam.

Baca Juga: Faksi Palestina Tegaskan Tak Ada Penyerahan Senjata kepada Israel dalam Kesepakatan Gaza

Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan bahwa Hamas bersama kelompok bersenjata lain di Gaza telah menyetujui pelucutan senjata total. Menurut Trump, langkah tersebut menjadi bagian dari kesepakatan yang juga mencakup penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Jalur Gaza.

Trump menyebut proses implementasi kesepakatan akan dimediasi oleh Mesir, Qatar, dan Turki. Ia juga mengatakan keamanan Gaza nantinya akan didukung oleh Pasukan Stabilisasi Internasional yang bekerja sama dengan kepolisian Palestina yang baru.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut pelucutan senjata merupakan langkah penting untuk mengakhiri konflik sekaligus membuka jalan bagi terbentuknya pemerintahan Palestina yang baru. Ia menambahkan Israel akan menarik pasukannya setelah proses pelucutan senjata selesai dilaksanakan.

Menurut Trump, pengaturan tersebut bertujuan menjamin keamanan Israel sekaligus memastikan Gaza tidak lagi menjadi basis serangan bersenjata. Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai terobosan bersejarah dalam upaya menciptakan stabilitas di kawasan.

Namun, bantahan dari Jihad Islam menunjukkan belum seluruh kelompok Palestina menyepakati rancangan kesepakatan tersebut. Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menunjukkan seluruh faksi di Gaza menerima skema pelucutan senjata sebagaimana disampaikan Presiden AS.

Baca Juga: Faksi Palestina Tegaskan Tak Ada Penyerahan Senjata kepada Israel dalam Kesepakatan Gaza

Perbedaan sikap itu menjadi indikasi bahwa proses negosiasi masih menghadapi tantangan, terutama terkait isi dan mekanisme implementasi kesepakatan di lapangan. Situasi tersebut juga menimbulkan ketidakpastian terhadap rencana penarikan pasukan Israel maupun pembentukan mekanisme keamanan baru di Jalur Gaza.

Sementara itu, pihak-pihak yang disebut menjadi mediator, yakni Mesir, Qatar, dan Turki, belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru proses perundingan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi