Ledakan Misterius Guncang Pulau Strategis Iran dekat Selat Hormuz, Pertahanan Udara Siaga Penuh

AKURAT.CO Ledakan misterius dilaporkan mengguncang Pulau Qeshm, Iran, pada Selasa siang (19/5/2026) di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk dan ancaman konflik baru antara Iran dengan Amerika Serikat serta sekutunya.
Media semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan suara ledakan terdengar di Pulau Qeshm, wilayah strategis yang berada di antara Teluk Persia dan Selat Hormuz. Hingga kini, penyebab ledakan belum diketahui dan belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran maupun militer terkait insiden tersebut.
Situasi semakin memanas setelah media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, melaporkan adanya drone yang terdeteksi di langit Pulau Qeshm pada Senin malam. Kemunculan drone itu disebut memicu aktivasi sistem pertahanan udara Iran di kawasan tersebut.
Media pro-pemerintah Iran juga menayangkan rekaman demonstran yang membawa bendera Iran sambil meneriakkan slogan “Mati untuk Israel” dan “Mati untuk Uni Emirat Arab” di tengah meningkatnya tensi regional.
Laporan media lokal menyebut sistem pertahanan udara di Pulau Qeshm kembali diaktifkan pada Selasa pagi, beberapa jam sebelum ledakan terjadi.
Insiden ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkap bahwa dirinya sempat merencanakan serangan militer terhadap Iran pada Selasa. Namun, rencana tersebut ditunda setelah adanya permintaan dari para pemimpin negara Teluk.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dan Presiden Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed Al Nahyan, meminta Washington menunda serangan terhadap Iran demi memberi ruang bagi negosiasi.
Trump mengaku telah memerintahkan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, serta jajaran militer untuk membatalkan operasi yang dijadwalkan berlangsung Selasa.
Pulau Qeshm sendiri memiliki posisi strategis karena berada dekat Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Ketegangan di kawasan tersebut terus menjadi perhatian global karena berpotensi memicu gangguan pasokan energi dan lonjakan harga minyak internasional.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat ledakan tersebut. Namun insiden ini semakin memperkuat kekhawatiran dunia terhadap potensi eskalasi konflik besar di Timur Tengah.
Sumber: JPost
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







