Trump Ungkap Negosiasi AS-Iran Kini Lewat Telepon, Bukan Tatap Muka

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran kini dilakukan melalui sambungan telepon, bukan lagi pertemuan langsung seperti sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu (29/4/2026) waktu setempat.
Negosiasi Beralih ke Jalur Telepon
“Kami sedang melakukan pembicaraan sekarang, dan kami tidak lagi harus terbang 18 jam setiap kali hanya untuk melihat satu dokumen. Kami melakukannya lewat telepon,” ujar Trump.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran sempat menggelar perundingan di Islamabad pada 11 April, namun belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dimulai sejak 28 Februari.
Gencatan Senjata Jadi Latar Belakang
Pembicaraan tersebut berlangsung setelah adanya gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan pada 8 April. Kesepakatan itu kemudian diperpanjang oleh Trump.
Presiden AS juga membatalkan rencana kunjungan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad akhir pekan ini sebagai bagian dari perubahan strategi diplomasi.
Meski kini beralih ke komunikasi jarak jauh, Trump mengakui bahwa dirinya tetap lebih menyukai pertemuan tatap muka dalam negosiasi internasional.
“Saya selalu lebih suka bertemu langsung, itu lebih baik. Tapi jika harus terbang 18 jam setiap kali untuk pertemuan yang sudah jelas agendanya, itu tidak masuk akal,” katanya.
Syarat Utama: Iran Tinggalkan Nuklir
Trump kembali menegaskan bahwa kesepakatan hanya bisa tercapai jika Iran sepenuhnya menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.
Negosiasi antara Washington dan Teheran masih menjadi sorotan global, seiring upaya meredakan konflik dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








